Selasa, 22 Oktober 2019

Aryanthi Prihatin Dampak Buruk Moratorium Kalautan dan Perikanan di Bitung

kunjungan DPD -RI di Kota Bitung

Kunjungan Anggota DPD-RI Aryanthi Baramuli Putri di Kota Bitung. (ist)

BITUNG, (manadoterkini.com) – Anggota DPD RI perwakilan Sulut, Aryanthi Baramuli Putri, ternyata terus memantau dampak buruk moratorium Menteri Kelautan dan Perikanan RI terhadap Kota Bitung. Penasaran dengan dampak buruk yang ditimbulkan moratorium, Aryanthi mendatangi Kota Bitung, didampingi Staf Ahli DPD Jemmy Mananoka akhir pekan kemarin.

Asisten III membidangi Administrasi Umum Drs Malton Andalagi, yang menerima kunjungan kerja tersebut, langsung membeberkan dampak buruk dari moratorium yang dikeluarkan Menteri Kelautan dan Perikanan, yang sangat mempengaruhi perekonomian Kota Bitung.

“Pasalnya, sebagian penghasilan warga Bitung dari perikanan, termasuk masalah tenaga kerja, dimana banyak buruh perusahaan yang telah dirumahkan,”ungkap Andalagi didampingi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Bitung Liesje Macawalang serta Pejabat BPPT-PMD Kota Bitung.

Lanjutnya, Pendapatan Kota Bitung yang sebagaian besar dari perikanan mengalami penurunan akibat dari moratorium tersebut. “Diantaranya penghentian Surat Ijin Penangkapan Ikan (SIPI) dan surat ijin kapal pengangkut bagi kapal asing atau yang memiliki ABK asing, sehingga banyak buruh pabrik dirumahkan,“ jelas Andalangi.

Dari pertemuan tersebut, Aryanthi berjanji akan menyampaikan aspirasi serta masukan dari Pemkot Bitung kepada Pemerintah Pusat.(aln)

Tags: , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*