Senin, 14 Oktober 2019

Wisata Historis Mengenang Jejak Pahlawan Nasional “Bote” di Tanah Minahasa

WOLTER MONGISIDI

Wisata history

DALAM rangka memperingati gugurnya Pahlawan Nasional Robert Wolter Mongisidi tepatnya tanggal 5 September 2015 nanti, telah terlaksana berbagai kegiatan yang dimulai sejak 14 Februari lalu. Dimana merupakan tanggal kelahiran dari Bote ( nama panggilan Robert Wolter Mongisidi). Kegiatan diketuai Dra. Rini Djoroh Mongisidi yang adalah ponakan langsung dari Bote.

Kegiatan yang baru saja dilaksanakan Sabtu (16/5) kemarin adalah Napak Tilas dengan tema ”Wisata Historis Mengenang Jejak – Jejak Robert Wolter Mongisidi di tanah Minahasa. Rute yang ditempuh mulai dari Lapangan Bantik Malalayang menuju Kota Tomohon tepatnya di sekolah SMP Katolik Gonzaga (tempat Bote sekolah pada Tahun 1942). Rombongan yang ikut dalam kegiatan tersebut diantaranya Ketua Umum Lembaga Pemangku Adat Anak Suku Bantik Minanga Malalayang AKBP Drs.Reino.F.Bangkang MSi, saudara Kandung dari Bote Letkol (purn) Robby H Mongisidi dan Marie Mongisidi beserta ponakan langsung dari Bote diantaranya Hengky Mongisidi, Ronny Mongisidi, Cucu , keluarga bote, Petua – Petua adat Suku Bantik dan Masyarakat Bantik Malalayang.

Dalam Rombongan tersebut ikut pula Camat Malalayang Lorens Umboh mewakili Pemerintah Kota Manado yang mendukung penuh seluruh rangkaian kegiatan sampai pada acara puncak tanggal 5 September 2015 mendatang. Setelah dari Kota Bunga Kota Tomohon rombongan menuju ke Minahasa Tenggara di Desa Towuntu Raya di sekolah SDN 3 Liwutung (tempat bote mengajar pelajaran bahasa jepang pada tahun 1943).

Di Desa Towontu Raya rombongan bertemu dengan Agustinus Ratela yang merupakan saksi hidup semasa Bote mengabdikan dirinya sebagai seorang sensei (sebutan guru dalam bahasa jepang). Beliau mengatakan bahwa figur seorang Bote adalah seorang yang sangat baik, bijaksana, peduli dengan pendidikan, suka menolong sesama, dan punya jiwa suka menolong sesama, dan punya jiwa seni.

Seperti yang diketahui bahwa Bote semasa hidupnya suka menulis Puisi, sehingga di beberapa tempat yang dikunjungi oleh rombongan karya – karya puisi dari Bote dibacakan oleh para siswa diantaranya “ AKU “ , ”Menatap Hari Cerah”, dan sebagainya.

Dengan terlaksananya kegiatan Wisata Historis mengenang jejak – jejak Robert Wolter Mongisidi di Tanah Minahasa, Ketua Panitia berharap dalam kegiatan ini masyarakat Sulawesi Utara pada khususnya dan masyarakat Indonesia pada umumnya dapat meneladani seorang pahlawan Nasional Robert Wolter Mongisidi yang memiliki kepedulian terhadap dunia pendidikan dan juga integritas yang tinggi terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dan pada acara puncak tanggal 5 september 2015, ketua panitia mengajak seluruh elemen masyarakat dapat mendukung kegiatan ini agar terlaksana dengan baik dan sukses. Merdeka!!

Tags: , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*