Senin, 14 Oktober 2019

Perhiasan Batu Lagi Trend, GSVL Bakal Siapkan Tempat di Pusat Kota

MANADO, (manadoterkini.com) – Antusias warga terhadap batu yang dijadikan perhiasan rupanya lagi trend bukan hanya di Pulau Jawa, tapi hampir di semua daerah di Indonesia termasuk di Sulawesi Utara. Di Kota Manado, Walikota GS Vicky Lumentut, berencana menyatuhkan dalam satu kawasan di seputaran pusat kota.

Dimana di tempat tersebut sudah ada penjual dan pembeli batu, termasuk pekerja yang menghaluskan atau mengamplas batu dari bongkahan menjadi satu cincin maupun mata kalung sebagai perhiasan.

Menjamurnya penjual batu di kawasan pusar 45 atau pusat kota Manado memang menjadi perhatian orang nomor satu di Kota Manado. Tak ayal, saat pelaksanaan Rakernas APEKSI di Kota Ambon, GSVL tertarik dengan pasar batu di kota dengan julukan City Of Music yang berada di satu kawasan.

“Di Ambon ada satu tempat di pusat Kota dijadikan sebagai tempat jual beli batu akik, tempat seperti itu dimungkinkan akan dihadirkan di Kota Manado. Apalagi saat ini kalau dilihat, antusias masyarakat terhadap batu akik saat ini di Manado sangat tinggi,” ujar Walikota GS Vicky Lumentut kepada sejumlah wartawan.

Menurut GSVL sapaan akrab Walikota Manado, dengan disiapkan tempat khusus jual beli batu akik bisa merubah wajah pusat Kota Manado jika penyiapan tempat tersebut telah terealisasi. “Hal ini akan dibahas dengan instansi terkait lainnya, agar nantinya tidak ada pihak yang dirugikan,” jelas GSVL.

Sementara itu warga Manado penggemar batu akik, menyambut baik akan rencana dari Walikota GS Vicky Lumentut untuk menyiapkan tempat khusus berjualan batu akik di Kota Manado. Dengan disiapkan tempat para pedagang batu akik, penjual batu akik bisa teratur dan tertib dalam berjualan. Agar tidak mengganggu fasilitas umum trotoar jalan, seperti saat ini para pedagang batu akik banyak berjualan di trotoar jalan.

“Sebagai penggemar batu akik, rencana Pak Walikota GSVL untuk menyiapkan tempat khusus jual beli batu akik itu sangat bagus, agar semua pedagang batu akik tidak berkeliaran sana-sini di trotoar jalan sehingga mengganggu fasilitas umum,”tandas Herry Kaawoan dan Ricard Supit kepada manadoterkini.

Rencana tersebut juga mendapat respon yang baik dari penjual batu di kawasan puat Kota Manado. Yudi Bari mewakili para penjual sangat berterima kasih atas respon dari Walikota GSVL. “Ini memang sudah menjadi harapan kita selama ini. Tentunya dengan berada di satu kawasan tentu akan mengerakan perekonomian di Kota Manado,”pungkasnya.(ald)

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*