Rabu, 16 Oktober 2019

Hilang Dari Peredaran, LPG 3 Kg di Minsel Tembus Rp 40.000

AMURANG, (manadoterkini.com)-Kelangkaan LPG tiga kilogram masih terasa di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) hingga saat ini, harganya pun ada yang mencapai Rp 40.000 di tingkat pengecer. Terkait ini pemerintah diminta melakukan pengawasan secara ketat.

Pantauan manadoterkini.com, di tingkat pangkalan LPG banyak ditemui kosong, tapi di warung-warung tersedia dengan harga bervariasi Rp 35.000 sampai Rp 40.000. Ada dugaan pihak pangkalan lebih banyak melayani pemilik warung ketimbang masyarakat. Bahkan di SPBU diduga ada oknum yang memasoknya ke warung-warung.

Menyikapi persoalan ini Tonny Lumenta SH mengatakan, pemerintah harus mengawasi ditribusi LPG tiga kilogram dengan baik. Sebab Beberapa pekan terakhir ini terjadi kelangkaan bahan bakar tersebut sehingga membuat harganya menjadi tinggi.

“Hal ini karena dampak terburuk dari kelangkaan LPG tersebut, dirasakan oleh masyarakat. Sebab harganya mahal hingga Rp 40.000 pertabung,” ungkapnya.

Selain itu, menurut Lumenta, kelangkaan yang terjadi juga terindikasi adanya spekulan yang bermain untuk mendapatkan untung dalam situasi ini. Hal ini karena beberapa waktu lalu, Pertamina bersama pihak pemerintah daerah sudah menyatakan stok LPG tiga kilogram tersebut tersedia cukup untuk kebutuhan masyarakat, tetapi di lapangan masih saja sulit ditemukan,” ujarnya.

Kalaupun ada, harganya dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Hal ini Ada indikasi spekulan yang bermain dengan cara mengumpulkan tabung elpiji bersubsidi tanpa segera menjual ke masyarakat. Pada saat LPG sudah langka dan masyarakat butuh, spekulan tersebut meluncurkan LPG ke warga dengan harga yang sengaja dinaikkan. Untuk itu pemerintah sebaiknya segera membuat tim untuk melakukan pengawasan distribusi elpiji, dan harus berani menindak tegas agen, distributor hingga pangkalan yang terbukti menimbun LPG dan menjual dengan harga di atas HET.

“Dengan demikian ada efek jera bagi oknum yang mencoba mencari keuntungan dalam kelangkaan yang terjadi saat ini,” tandasnya.(dav)

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*