Senin, 14 Oktober 2019

Menko Perekonomian Tinjau Kesiapan Peresmian Jembatan Soekarno

manado

Sofian Jalil didampingi SHS tinjau jembatan Soekarno

manado

SHS dan Menko Perekonomian tinjau Jembatan Soekarno

MANADO, (manadoterkini.com) – Menteri Perekonomian Sofian Jalil, Sabtu (16/5) meninjau langsung kesiapan peresmian jembatan Soekarno. Dimana rencananya peresmian jembatan tersebut akan dilakukan langsung Presiden Joko Widodo.

Presiden Jokowi, dipastikan hadir dalam pembukaan Bulan Bahkti Gorotong Royong Masyarakat (BBGRM) XII dan HKG ke-43 di Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara, akhir Mei 2015 ini.

Jembatan yang dibangun dalam tiga tahap tersebut sejak 2003 – 2013 tersebut total anggaran Rp 300,28 Miliar dengan panjang 1,127 meter. “Jembantan ini nantinya akan menjadi Icon bagi masyarakat kota Manado, sekaligus menjadi menjadi simbol kemajuan daerah Sulut, “ujar Sofian Jalil saat meninjau jembatan Soekarno yang didampingi Gubernur Sulut, SH Sarundajang.

SHS sapaan akrab Gubernur Sulut, menuturkan jembatan Soekarno yang berdiri tegak di pusat kota Manado, tepatnya melintasi diatas sungai Tondano dan pelabuhan Manado yang merupakan bagian dari Manado Outer Ring Road (MORR) dan akan menghubungkan Boulevard 1 dan Boulevard II dan By Pass Manado.

jembatan soekarno di manado

Jembatan Soekarno di Manado

jembatan merah putih di ambom

Jembatan merah putih di Ambon .(ist)

Hanya saja, jembatan Soekarno masih kalah dengan jembatan Merah Putih di Ambon yang juga dalam tahapan pengerjaan finising. Pasalnya, jembatan Merah Putih dibangun sejak 2011 dan direncanakan rampung Oktober 2015 ini, sedangkan jembatan Soekarno dibangun sejak 2003 baru akan diresmikan.

Jembatan Merah Putih merupakan jembatan yang membentang di Teluk Dalam Pulau Ambon. Jembatan ini menghubungkan antara kecamatan pada sisi utara dan kecamatan Teluk Ambon pada sisi selatan. Panjangnya mencapai 1.060 meter. Pembangunan jembatan itu sama dibiayai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp 769 miliar. Namun, untuk pembebasan lahannya menggunakan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebesar Rp 25 miliar.

“Jika dilihat dari kasat mata dari kualias sangat jauh berbeda. Konstruksi dan pengerjaan masih bangusan jembatan merah putih di Ambon dibanding dengan jembatan Soekarno. Apalagi lebar jalan sudah jauh berbeda,”ujar tokoh masyarakat dan pemerhati pembangunan di Kota Manado,  Terry Umboh.(tim)

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*