Senin, 14 Oktober 2019

Operasi Patuh Kewilayaan Samrat 2015, Tujuh Anggota Polres Minsel Kena Tilang

AMURANG, (manadoterkini.com)-Sedikitnya 7 anggota Kepolisian yang bertugas di Polres Minahasa Selatan (Minsel) terjaring Operasi kewilayaan Samrat tahun 2015 karena melanggar lalu lintas. Pelanggaran yang dilakukan ketujuh anggota tersebut mulai dari plat kendaraan atau DB tidak sama dengan STNK, tidak memiliki SIM hingga memakai knalpot racing.

“Kita tetap profesional dalam melakukan penindakan ini. Ada 7 anggota polisi yang kita razia dalam Operasi yang kita lakukan pada Kamis (21/5) pagi tadi,” kata Kasat Lantas Polres Minsel Steven Simbar kepada sejumlah wartawan.

Simbar mengatakan tidak akan segan-segan menindak anggota polisi yang melakukan pelanggaran lalu lintas sebab semua sama di mata hukum.

“Saya justru sama anggota mengapresiasi yang nilang sesama anggota yang melanggar. Saudara saya saja bisa ditilang. Yang penting anggota santun, tanpa komplain masyarakat,” ujarnya.

Satlantas Polres Minsel melakukan Operasi ini sejak tanggal 18 Mei hingga 18 Juni 2015 mendatang.

Bahkan Simbar berjanji akan terus melakukan penindakan kendati Operasi tersebut telah berakhir.” Meskipun Operasi tersebut sudah selesai, tapi penindakan akan terus berjalan,” janjinya.

Simbar menambahkan, menurunnya angka pelanggaran lalu lintas selama operasi bukan menjadi patokan apakah masyarakat sudah tertib berlalu lintas.

“Kurangnya yang ditilang bisa jadi anggotanya tidak melaksanakan tugas,” katanya, sembari berharap agar masyarakat tetap tertib dalam berlalu lintas meski tidak ada operasi dari pihak Kepolisian.(dav)

Tags: , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*