Selasa, 22 Oktober 2019

Hadapi KEK dan MEA, Sulut Butuh Pasokan Listrik

ListrikSULUT, (manadoterkini.com) – Hingga kini Sulawesi Utara, masih diperhadapkan dengan krisis listrik. Padahal, potensi sumber daya energi sangat banyak. Makanya, menghadapi pengembangan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) serta Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) pemerintah dituntut segera melakukan terobosan menggali potensi yang ada.

Pertumbuhan ekonomi di Sulut terus mengalami peningkatan makanya perlu adanya inovasi dari Pemerintah serta stakeholder bahu-membahu menyediakan pasokan energi yang cukup lebih khusus listrik. “Perkembangan pembangunan di daerah ini, kebutuhan akan energy juga terus meningkat dan ketergantungan pada energy yang bersumber dari fosil, seperti Bahan Bakar Minyak (BBM) tentu tak bisa diandalkan karena suatu saat akan habis. Maka dari itu kita harus berinovasi mencari sumber energy yang terbaharukan,” ujar Wakil Gubernur Sulut, Dr Djouhari Kansil MPd, saat membuka sosialisasi kelembagaan Dewan Energy Nasional (DEN), di Hotel Swissbel Hotel Manado.

Apalagi cadangan energy yang bersumber dari fosil di setiap Negara, menurut Kansil telah membuat Negara saling berperang hanya untuk memperebutkan sumber-sumber energy. “Oleh karenanya pengelolaan energy harus dilaksanakan secara optimal. Agar kebutuhan saat ini dan masa yang akan datang dapat teratasi,” kata Kansil.

Kansil juga memberi apresiasi positif hadirnya sumber listrik tenaga gas di lahendong telah memberikan sumbangsi penting bagi pergerakan sektor ekonomi real yang menopang pertumbuhan fisik daerah Sulut.

Sementara itu, Wakil Rektor Unsrat Sengkartadi menyatakan, Unsrat siap membantu Pemda untuk menggali setiap potensi sumberdaya energi yang ada, diakuinya sangat banyak tersedia di provinsi Sulut. Acara tersebut turut dihadiri mantan menteri Lingkungan Hidup Sonny Keraf, Sekjen DEN Satry Nugraha, Ketua Bappeda Ir Roy O Roring MSi serta Kadis ESDM Ir Marly Gumalag MSi.(alfa)

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*