Jum'at, 18 Oktober 2019

Pencairan Dana Desa di Minsel Masih Terkendala Perdes

AMURANG, (manadoterkini.com)-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Selatan (Minsel) rupanya l belum bisa mencairkan dana desa. Pasalnya, 167 Desa di Minsel hingga saat ini belum juga memasukan Perdes yang digunakan untuk mengurus dana desa itu.

Hal ini dibenarkan Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (BPMPD) Minsel, Benny Lumingkewas ketika dikonfirmasi manadoterkini.com belum lama ini.

Menurut Lumingkewas, dalam UU No 6 tahun 2014 tentang Desa sudah disebutkan kewajiban adanya perdes. Intinya bahwa pencairan dana desa tersebut baru bisa terlaksana setelah ada payung hukum. “Untuk itu 167 desa di Minsel harus secepatnya memasukan perdes tersebut, ini agar pencairan dana desa segera dilakukan untuk meningkatkan perekonomian,” pinta Lumingkewas.

Lebih lanjut, Lumingkewas mengungkapkan dana desa yang masuk ke rekening Pemkab sudah 40 persen atau sekitar Rp 16 miliar. Pemkab sendiri tinggal menunggu kesiapan untuk pencairan ke rekening masing-masing desa. “Kami sudah beberapa kali mengkonsultasikan ke pihak desa. Namun, hingga kini belum ada yang memasukannya ke BPMPD Minsel,” katanya.

Lumingkewas menambahkan, kemungkinan pihak desa mempunyai kendala atau kesulitan dalam membuat perdes. Pihaknya pun dalam waktu dekat akan menurunkan tim sebagai pendamping atau membantu pihak desa untuk membuatnya. “Mungkin, senin pekan depan, tim BPMPD akan turun langsung ke 167 desa untuk mengecek kendala apa yang menghambat pembuatan perdes tersebut. Jika memang ada kendala karena kurang pemahaman, tim akan membantu dalam membuat perdes tersebut,” tandas mantan Sekertaris KPUD Minsel ini.(dav)

Tags: , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*