Selasa, 22 Oktober 2019

Anisipasi Beras Plastik, Warga Minsel Diminta Berhati-hati

AMURANG, (manadoterkini.com) – Menyusul temuan beredarnya beras sintetis atau beras yang terbuat dari plastik di sejumlah pasaran yang ada di Pulau Jawa, mulai diantisipasi Pemkab Minahasa Selatan (Minsel), dengan meminta warga agar teliti dan hati-hati kalau membeli beras.

Bupati Christiany Eugenia Paruntu SE melalui Asisten II yang membidangi Perekonomian dan Pemvangunan Pemkab Minsel Ir Farry Liwe MSc mengatakan, beredarnya beras memakai plastik itu sudah sangat meresahkan warga. “Untuk itu kami dari Pemkab Minsel meminta agar warga lebih teliti dan berhati-hati kalau membeli beras,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi peredaran di masyarakat, dirinya akan menugaskan SKPD terkait untuk melakukan pengawasan secara ketat terhadap distribusi beras yang masuk di wilayah Minsel. Bahkan pedagang dan distributor harus memeriksa kualitas berasnya. “Dalam waktu dekat ini kita akan turun untuk melakukan pengawasan penjualan beras. SKPD terkait juga akan turun terlibat,” ujarnya lagi.

Meskipun demikian, dirinya yakin jika di Minsel tidak akan ada pedagang yang menjual beras sintetis bercampur plastik tersebut jika selama stok ketersediaan pangan akan tetap terjaga.

Sebab, berdasarkan laporan Disperindagkop Minsel, ketersediaan stok terlebih beras masih mencukupi. “Selain beras, pangan alternatif lainnya seperti jagung dan umbi-umbian juga masih mencukupi stoknya,” katanya.

Perlu diketahui konsumen, sebelum membeli beras harus lebih teliti untuk membedakan mana beras yang asli maupun sintetis. Hal ini bisa dilihat dimana jika beras sintetis memiliki bentuk yang lebih mulus dan bagus dibanding beras asli yang terkadang terlihat pecah-pecah dan bergumpal. Sementara dari segi warna, beras sintetis memiliki warna yang lebih bening atau hampir mirip dengan kaca. Sementara beras asli umumnya memiliki warna putih susu. Sedangkan dari teksturnya, beras sintetis ini lebih keras daripada beras asli dimana kalau digigit bulirnya cenderung mudah patah.(dav)

Tags: , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*