Selasa, 19 November 2019

Diduga Penyakit Kambuh, Feky Akhiri Hidup Dengan Gantung Diri

AMURANG, (manadoterkini.com) – Diduga penyakitnya kambuh, Feky Taroreh (46), warga asal Kelurahan Bitung Lingkungan 5 Kecamatan Amurang Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Kabupaten Jembrana nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri dirumahnya pada Senin (1/6) kemarin.

Saksi mata yang juga keponakan korban yakni Theo Tutu (29) yang pertama kali melihat korban sudah tak bernyawa sekitar pukul 18.00 WITA. Korban ditemukan dikamar mandi dengan mengenakan celana panjang dan kaos merah dalam serta dengan posisi telungkup dengan tergantung dengan tali nilon.

Berdasarkan informasi yang diterima manadoterkini.com menyebutkan, korban terakhir terlihat pada sore harinya sempat berjalan dipesisir pantai dan menemui satu persatu warga yang tinggal diseputaran pantai amurang kelurahan bitung sambil meminta maaf kalau dirinya ada salah kepada warga yang dia temui serta sempat memberikan sebatang rokok kepada orang tuanya bernama Frans Taroreh yang kebetulan saat itu sedang beristirahat dipesisir pantai amurang. Dan pada saat orang tuanya pulang rumah bermaksud untuk mandi, saat sampai dirumah, dirinya merasa ada yang janggal, karena seluruh pintu rumah dikunci rapat- rapat dari dalam, dan saat itu juga orang tua korban langsung memanggil Theo yang tak lain adalah cucunya, saat pintu belakang rumah berhasil dibuka, dia langsung ke kamar mandi, dan memangil-manggil nama feky, hanya saja tidak ada jawaban dan dia langsung mendobrak pintu kamar mandi, dan dia melihat pamannya sudah tidak bernyawa sambil tergantung.

“Saya tidak sangka kalau anak saya meminta maaf sambil memberi sebatang rokok kepada saya, dan dia sempat berkata kalau dia akan pergi, tidak tau dia akan pergi untuk selama-lamanya, saya tidak curiga kalau dia (Korban-red) akan pergi meninggalkan kami keluarga untuk selama-lamanya,” ujar ayah korban dengan nada sedih.

Orang tuanya juga mengaku kalau, korban mengalami penyakit, dan beberapa waktu lalu dia sempat mengakhiri hidupnya dengan cara minum sabun pembersih lantai. “Tidak hanya itu, dia juga sempat lari dari rumah dan pergi ke gunung soputan selama satu bulan, hanya saja korban sempat kami temukan dan dibawah pulang ke rumah,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Minsel AKBP Benny Bawensel SIK MH melalui Kapolsek Amurang AKP Angga Putra membenarkan kejadian tersebut. “Ya, benar ada kejadian tersebut, dugaan korban mengakhiri hidupnya karena dia diduga mengalami gangguan kejiwaan,” ujarnya.(dav)

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*