Kamis, 14 November 2019

Bupati Minsel Hadiri Monitoring dan Evaluasi SDA di Gorontalo

Gorontalo

Tetty saat menghadiri monitoring dan Evaluasi SDA di Gorontalo

GORONTALO, (manadoterkini.com) – Bupati Minahasa Selatan (Minsel) Christiany Eugenia Paruntu SE pada Rabu (10/6) siang tadi menghadiri Monitoring dan Evaluasi Sumber Daya Alam (SDA) Indonesia Sektor Pertambangan, Kehutanan dan Perkebunan bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dilaksanakan di Granf Ballroom Hotel Magna Gorontalo.

Wakil Ketua KPK Zulkarnaen, mengungkapkan, evaluasi tersebut untuk melihat sejauh mana rencana aksi daerah sebagai tindak lanjut dari Nota Kesepakatan Bersama (NKB) Gerakan Penyelamatan Sumber daya alam Indonesia.

kegiatan tersebut merupakan tindaklanjut Kick Off-Meeting Koordinasi dan Supervisi atas Pengelolaan Pertambangan Mineral dan Batubara awal Desember 2014 lalu di Bali.

Monitoring dan evaluasi ini melibatkan tiga provinsi yakni Gorontalo, Suawesi Utara, dan Sulawesi Barat.

Menurut Wakil Ketua KPK Zulkarnaen, ada hal paradoks yang terjadi di Indonesia selama ini yaitu sebagai negara kaya akan SDA, masyarakatnya justru masih hidup di bawah garis kemiskinan.” Paradoks itu timbul salah satunya karena buruknya pengelolaan sumber daya alam kita,” katanya.

Oleh karena itu KPK mengambil bagian dalam hal koordinasi dan supervisi terhadap pelaksanaan rencana aksi dan rencana kegiatan oleh para pihak terkait.

Lanjut Dia, Selain itu KPK juga secara aktif memfasilitasi untuk pengembangan integritas dan sistem pencegahan korupsi pada lembaga terkait.” KPK juga terus melakukan kampanye, sosialisasi dan edukasi untuk hal-hal yang mendukung kegiatan pencegahan serta melakukan deteksi terhadap aktor dan faktor yang menghambat proses pelaksanaan kegiatan,” jelasnya.

Sementara itu Bupati Christiany Eugenia Paruntu SE mengungkapkan, ada beberapa rencana aksi yang wajib dilakukan oleh daerah yakni penyusunan tata ruang wilayah pertambangan, wilayah hutan dan wilayah perkebunan, penataan perizinan, pelaksanaan kewajiban para pihak serta pemberian dan perlindungan hak hak masyarakat.” Hal ini akan segera kita tindaklanjuti, hanya saja itu tidak semudah itu, karena akan dilakukan secara bertahap,” ujarnya.

Diketahui Bupati didampingi, Kelapa Dinas Pertambangan Pengky Terok, Kepala Dinas Kehutanan Ir Frans Tilaar, Kepala Dinas Perkebunan Imanuel Tapang, Kabag Humas Pemkab Minsel Fangky Mamangkey SIP dan sejumlah pejabat Minsel lainnya.(dav)

Tags: , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*