Rabu, 20 November 2019

Pilkada Minsel, Keterwakilan Minsela Paling Menentukan

AMURANG, (manadoterkini.com)-Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) atau Bupati dan Wakil Bupati di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) periode 2015-2020, rupanya untuk wilayah yang menjadi barometer lumbung suara yaitu Minahasa Selatan Atas atau Minsela. Hal ini dikarenakan Minsela memiliki 8 Kecamatan yakni Kecamatan Modoinding, Maesaan,Tompaso Baru, Ranoyapo,Motoling, Motoling Barat, Motoling Timur dan Kumelembuai. Hal inilah yang sangat dipengaruhi akan animo warga akan keterwakilan Minsela dan jelas bagi calon seperti Christiany Eugenia Paruntu SE (CEP) jika ingin menang dalam pertarungan tersebut harus berpasangan dengan figur yang ada di Minsela.

Seperti yang dikatakan tokoh muda Minsela dari Kecamatan Motoling Timur Story Moring SPd, dirinya menghendaki jika keterwakilan antara orang pesisir pantai dan pegunungan bertumbuh bersama membangun Minsel ke depan.

“Siapapun tokoh Minsela yang dianggap CEP baik dan siap bekerja sama bangun Minsel itu hak dan keputusan Tetty untuk memilih,tetapi seyogyanya harus ada keterwakilan biar kubu akan bertemu lebih besar,” ujar Moring.

Lanjut Dia juga mengakui bahwa setiap perpaduan pasangan Bupati dan Wabup itu tidak mudah.

“Memang ada resikonya tapi keterwakilan ini akan membawa dampak baik demi melanjutkan pemerataan dalam pembangunan Minsel nantinya,” jelasnya.

Hal senada juga disampaikan warga Kecamatan Kumelembuai Wildy Lempas. Dia mengatakan kalau saat ini figur CEP paling laku, partai bukan menjadi barometer kesuksesan untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat,tetapi kini figur menjadi yang paling utama.

“CEP orang yang tepat, kita masyarakat tidak melihat warna tapi memilih figur dan keterwakilan demi persatuan dan kesatuan, ketika membangun tidak ada keterwakilan jadi sulit,”tandasnya.

Sejumlah figur yang pantas mendampingi CEP dari Minahasa Selatan bagian atas diantaranya, Andre Umboh (Modoinding), Eddison Masengi (Tompasobaru), Ferry Liando (Malola) Setly Kohdong (Malola), Rommy Pondaag (Picuan baru), Steven Lumowa (Tompasobaru), Michael Sengkey (Lalumpe), Tommy Palapa (Raanan Baru), Jopie Mongkareng (Kumelembuai), Billy Lombok (Kumelembuai), Moddy Tiwa (Motoling) dan Roy Tambingon (Pondos), (dav)

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*