Rabu, 13 November 2019

Susun RUU Bahasa Daerah, Komite III DPD RI Kunjungi Sulut

Komite III DPD RISULUT, (manadoterkini.com) – Dalam rangka menggali masukan dan aspirasi terkait penyusunan rancangan undang-undang tentang bahasa daerah, Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI melaksanakan kunjungan kerja ke Provinsi Sulawesi Utara.

Asisten Pemerintahan dan Kesra Drs. John Palandung,Msi mengatakan langkah komite III DPD RI yang memilih Sulut sebagai tempat untuk mencari informasi dan masukan terkait penyusunan RUU bahasa Daerah sudah tepat. “Di Sulut sendiri terdapat 14 bahasa yang berbeda mengikuti suku yang ada di Sulut,”ujar Palandung.

Bahasa merupakan anugerah ilahi yang menjadi warisan budaya leluhur, bahasa kaya akan nilai kearifan local, bahasa perlu dilestarikan bahkan perlu ter-intervensi melalui undang-undang agar bahasa daerah dapat terlindungi dan tumbuh subur.

Ketua Tim kunjungan DPD RI Fahirda Idris mengatakan komite III DPD RI mengunjungi Sulut untuk menyerap aspirasi. Undang-undang tentang bahasa daerah dianggap perlu diberlakukan karena bahasa daerah terancam punah. “Dalam rangka optimalisasi pengembangan dan perlindungan bahasa Indonesia, DPD RI juga melakukan optimalisasi pengembangan bahasa daerah dari seluruh daerah se Indonesia,”ujar Idris.

DPD RI yakin bahasa daerah merupakan kearifan local dalam menentukan karakter bangsa, DPD RI memprakarsarai undang-undang perlindungan bahasa daerah untuk melindungi bahasa tersebut, karena dengan undang-undang perlindungan bahasa daerah berdampak bagi daerah untuk mengembangkan kekayaan budaya bangsa.

Anggota komite III DPD RI utusan Sulut DR Maya Rumantir dalam dialog mengatakan DPD RI berusaha melindungi bahasa daerah yang ada di Indonesia, karena banyak bahasa daerah yang terancam punah. “Ini dikarenakan banyak generasi muda sudah tidak paham dengan bahasa daerah, DPD RI mencari masukan ke-daerah bagaimana pengembangan bahasa daerah dan sejauh mana masyarakat mencintai bahasanya,”kata Rumantir.

Dirinya berharap melalui perjuangan DPD RI bisa terwujud undang-undang bahasa daerah guna melindungi bahasa daerah terutama bahasa daerah di Sulut.(alfa)

Tags: , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*