Kamis, 14 November 2019

DPRD Minta BKDD Minsel Telurusi PNS Gunakan Ijasa Palsu

AMURANG, (manadoterkini.com) – Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) John RM Sumual SE SH MSi meminta Pemkab Minsel untuk menelusuri Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menggunakan ijazah palsu.

Sumual meminta Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKDD) untuk mengevaluasi status pendidikan para ASN yang ada. “Pemkab Minsel khususnya BKDD Minsel harus menelusuri ijazah palsu. Ini sudah menjadi isu nasional. Jadi sekarang momentum bagi Pemkab untuk mengevaluasi status pendidikan ASN yang tiba-tiba jadi serjana,” pinta Sumual

Lanjut Dia, apalagi hal tersebut sudah ada intruksi dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negera dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) untuk menelusuri ijazah palsu tersebut. “Pengguna ijazah palsu harus dituntut pidana. Karena itu nyata – nyata sudah menciderai dunia pendidikan dan sudah merugikan negara. Sebab mereka diberikan gaji sesuai jenjang pendidikan itu. Tapi ternyata (Ijazah) palsu, daerah yang dirugikan,” urainya.

Karena Dia menduga ada banyak ASN di Minsel yang menggunakan ijazah asli tapi palsu. Mereka diduga mendapatkan ijazah dari perguruan tinggi resmi tapi tak pernah mengikuti kegiatan belajar mengajar. “Saya dapat informasi ada yang hanya beberapa bulan bahkan satu atau dua tahun kuliah tapi sudah di wisuda dan sarjana,” ungkapnya.

Bahkan informasi itu sudah lama didengar. Status tersebut tujuannya adalah penyesuaian gaji tinggi dan golongan kepangkatan.

“Memang sudah banyak yang menawarkan seperti itu tapi saya menolak. Saya tahu itu melanggar hukum. PNS yang menggunakkan itu terlalu berani mereka,” tandasnya.(dav)

Tags: , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*