Jum'at, 6 Desember 2019

Bulan Ramadhan, BPOM Temukan Makanan Berbahaya

MANADO, (manadoterkini.com) – Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) baru-baru ini menemukan makanan berbuka yang bebahaya untuk dikomsumsi.

Makanan tersebut ditemukan saat BPOM melakukan sidak dengan Pemkot Manado disejumlah tempat penjualan kue-kue berbuka puasa.

Sukriadi Darma Kepala Seksi Penyidakan Balai POM Manado, menuturkan tim yang diturunkannya bertujuan memastikan kalau jajanan buka puasa di Kota Manado benar-benar bersih dan bebas dari bahan berbahaya.

”Kita akan terus melakukan Sidak, tim Balai POM kali ini bersama Pemkot Manado untuk mengecek langsung sanitasi menu jajanan buka puasa. Kami berharap penjual kue puasa juga memperhatikan kesehatan masyarakat sebagai konsumen,” ujar Sukri yang juga Ketua Forum Masyarakat Cinta Damai (FMCD) Kota Manado ini.

Untuk diketahui, Sidak dilakukan di dua lokasi, yakni di daerah perempatan Kelurahan Banjer, dan juga di Kelurahan Perkamil. Satu persatu Kantin ramadhan dikunjungi, dan puluhan jenis sampel panganan yang dijual, langsung diangkut kedalam mobil laboratorium BPOM untuk diuji. Hasilnya cukup mengejutkan, salah satu sampel kue basah jenis kuekuk, positif mengandung Rhodamine B (wanteks).

Lanjut Sukriadi menjelaskan terkait bahaya Rhodamine B, tidak hanya itu, Sukri meminta penjual kue yang menggunakan bahan berbahaya dapat menarik jualan mereka.

“Perlu diketahui bahwa Rhodamine B merupakan pewarna yang hanya diperuntukan untuk tekstil atau pakaian. Sehingga apabila dikonsumsi tubuh dalam jangka waktu tertentu, akan mengakibatkan kanker karena sifatnya yang karsinogenik,”katanya.

Lanjutnya, akan menelusuri produsen atau pembuat kue kuk tersebut.“Tim kami sesegera mungkin, akan menelusuri sampai ke produsen atau pembuat kuekuk tersebut, untuk mengamankan produk-produk makanannya. Kemudian kepada pihak produsen, akan kami lakukan upaya pembinaan,” urai Alumnus UNHAS Makassar ini menutup.(mlz)

Tags: , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*