Sikapi Isu SARA, Forum Persaudaraan Warung Kopi Kota Bitung Gelar Diskusi

BITUNG, (manadoterkini.com) – Forum Persaudaraan Warung Kopi Kota Bitung menggelar pertemuan bertemakan Damai Itu Indah. Hal itu dilakukan guna menyikapi isu SARA yang beredar luas di kalangan masyarakat Kota Bitung akhir-akhir ini.

Dalam pertemuan tersebut melahirkan beberapa Rekomendasi antara lain, meminta kepada Pemkot Bitung untuk menyerukan kepada masyarakat luas bahwa Kota Bitung berada dalam kondisi Aman Terkendali, tidak ada isu SARA.

Meminta pihak berwajib untuk mengusut tuntas kasus kriminal murni yang terjadi di Kota Bitung, dan menegaskan bahwa itu tidak ada kaitannya dengan Agama.

“Untuk menyelesaikan masalah yang terjadi di Kota Bitung, harus orang Bitung bukan orang luar, karena yang lebih memahami akar permasalahan adalah warga Bitung itu sendiri,” tegas Arifin Dunggio tokoh masyarakat Kota Bitung, Ketua SI yang juga Pembina Forsa Warkop.

Sementara itu, Ketua Forsa Warkop Kota Bitung Errow Sondakh didampingi Sekretaris Tonny Yunus, mengatakan apa yang dilakukan saat ini adalah wujud kepedulian terhadap dinamika yang sedang terjadi di Bitung dan berimbas pada Kamtibmas.

“Damai itu Indah, dan sangat mahal, untuk perlu dijaga jangan sampai dirusak oleh oknum yang tidak bertanggung jawab,” kata Sondakh.

“Tidak ada isu Sara di Bitung, kondisi Kota Bitung saat ini berada dalam situasi yang aman dan Rukun, apa yang terjadi itu adalah kriminal murni jadi tidak ada hubungannya dengan Agama,” sambung H. Ramlan Ifran ketua PHBI Kota Bitung.

Hadir dalam pertemuan tersebut selain pengurus Forsa Warkop juga dihadiri oleh tokoh Agama Kristen dan Muslim, antara lain Herry Benjamin (Pembina Forsa Warkop/Kadis SDM dan Tokoh Kristen), Benno O. Mamentu (Mewakili umat Katolik), Jecky Tomuka (Mewakili umat Kristen/Ketua panitia Halal Bihalal), H. Iwan, Hassan Suga (tokoh muda Muslim), Sam Panay (Anggota DPRD Kota Bitung/tokoh muda muslim) dan sejumlah tokoh agama Kristen dan Muslim serta tokoh masyarakat Kota Bitung lainnya.(*/onx)

Related Post

MJL Bayar Iuran BPJS Tahun 2020 senilai 20 Milyar untuk 67.250 Masyarakatnya.  Manadoterkini.com, BITUNG – Wali Kota Bitung Maximiliaan Jonas Lomban resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama Pemerintah Kota Bitung dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS) tentang Kepesertaan Program Jaminan Kesehatan Nasional Bagi Penduduk Yang Di Daftarkan Oleh Pemerintah Kota Bitung.  Lomban berkomitmen, semua warga Kota Bitung yang telah terdaftar untuk ditanggung oleh Pemerintah tidak boleh tidak terlayani di seluruh fasilitas kesehatan yang ditunjuk. Ini sejalan dengan salah satu program prioritas Pemerintah di tahun 2020 yakni Bidang Kesehatan.  Untuk diketahui, semester pertama bulan Januari – Juni telah dibayarkan Iuran BPJS untuk 67.250 jiwa senilai Rp. 10.296.900. Dan untuk semester kedua ini, sudah disiapkan anggaran dengan nilai yang sama terhitung mulai bulan Juli sampai dengan bulan Desember  Nolvie Sendouw, Kepala BPJS Kesehatan Kota Bitung mengungkap bahwa di tengah situasi pandemi COVID-19, BPJS Kesehatan memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Bitung terutama Walikota Bitung yang selalu berkomitmen dan sangat koorperatif serta konsisten untuk mendukung pelaksanaan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kota Bitung dengan menjaminkan kembali penduduk Kota Bitung sebanyak 67.250 jiwa sebagai peserta dalam program JKN. Hal ini sebagai bukti perhatian pemerintah Kota Bitung kepada masyarakatnya dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan bagi penduduk di Kota Bitung. (Refly)

MJL Bayar Iuran BPJS Tahun 2020 senilai 20 Milyar untuk 67.250 Masyarakatnya. Manadoterkini.com, BITUNG – Wali Kota Bitung Maximiliaan Jonas Lomban resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama Pemerintah Kota Bitung dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS) tentang Kepesertaan Program Jaminan Kesehatan Nasional Bagi Penduduk Yang Di Daftarkan Oleh Pemerintah Kota Bitung. Lomban berkomitmen, semua warga Kota Bitung yang telah terdaftar untuk ditanggung oleh Pemerintah tidak boleh tidak terlayani di seluruh fasilitas kesehatan yang ditunjuk. Ini sejalan dengan salah satu program prioritas Pemerintah di tahun 2020 yakni Bidang Kesehatan. Untuk diketahui, semester pertama bulan Januari – Juni telah dibayarkan Iuran BPJS untuk 67.250 jiwa senilai Rp. 10.296.900. Dan untuk semester kedua ini, sudah disiapkan anggaran dengan nilai yang sama terhitung mulai bulan Juli sampai dengan bulan Desember Nolvie Sendouw, Kepala BPJS Kesehatan Kota Bitung mengungkap bahwa di tengah situasi pandemi COVID-19, BPJS Kesehatan memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Bitung terutama Walikota Bitung yang selalu berkomitmen dan sangat koorperatif serta konsisten untuk mendukung pelaksanaan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kota Bitung dengan menjaminkan kembali penduduk Kota Bitung sebanyak 67.250 jiwa sebagai peserta dalam program JKN. Hal ini sebagai bukti perhatian pemerintah Kota Bitung kepada masyarakatnya dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan bagi penduduk di Kota Bitung. (Refly)

manadoterkini.com, BITUNG – Wali Kota Bitung Maximiliaan Jonas Lomban resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama Pemerintah…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *