Minggu, 13 Oktober 2019

Pekerjaan Tanggul Antara Desa Malola dan Kumelembuai Tuai Protes Warga

KUMELEMBUAI, (manadoterkini.com)-Pekerjaan tanggul yang ada di ruas jalan penghubung Desa Kumelembuai dan Desa Malola Kecamatan Motoling Kumelembuai Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) diprotes oleh sejumlah warga. Pasalnya, pekerjaan proyek tersebut saat ini telah dihentikan oleh pihak kontraktor.

Hanny Lendo warga setempat mengatakan, pihaknya sangat menyayangkan proyek dihentikan oleh pihak kontraktor, padahal pekerjaan tersebut belum selesai dan masih jauh dari harapan.

“Masakan pekerjaannya sudah di hentikan, apalagi jarak tanggul dan jalan hanya 2 meter ini sangat membahayakan bagi pengguna jalan. Ini bahaya,sebab kalu tanggul tidak sampai di aspal, bisa saja ada kendaraan yang terperosok ke dalam jurang,” ungkap Lendo.

Ditempat terpisah, Hukum Tua Desa Malola Satu Raiders Pinatik, Dia menyesalkan pembuatan tanggul yang sementara dikejakan tiba-tiba sudah dihentikan, padahal pembuatan tersebut tidak menyentuh hingga kepermukaan aspal.

“Selaku Hukum tua, sangat menyesali kinerja proyek tersebut.Sebab, pekerjaan belum selesai,sudah dihentikan, padahal pada papan pengumuman,dana yang dialokasikan oleh Pemkab Minsel, mencapai seratus juta lebih, namun hasilnya hanya demikian,” ungkap Pinatik sambil berharap Pemkab Minsel melalui Dinas terkait agar dapat menindak lanjuti proyek tersebut.

Sementara itu, dari pantauan manadoterkini.com tidak ada lagi material yang berada di lokasi proyek, yang tertinggal hanyalah papan yang bertuliskan CV Dylan Pratama, selaku pelaksana pekerjaan. Hingga berita ini diturunkan, Instansi terkait dan juga pimpinan CV Dylan Pratama belum bisa dikonfirmasi.(dav)

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*