Selasa, 17 September 2019

SHS Pamitan di Paripurna Penetapan APBD-P 2015

SHS

Gubernur Sulut, SH Sarundajang

SULUT, (manadoterkini.com) – Rapat paripurna penetapan Perda Perubahan APBD 2015 di DPRD Sulut, Jumat (21/8) berbeda dari biasanya. Suasana seketika hening saat Gubernur Sarundajang berbicara diakhir rapat paripurna

“Saya dan bapak Djouhari Kansil mungkin kali terakhir ini menggunakan mimbar terhormat mimbar rakyat ini. Kami mohon beribu-ribu maaf yang pasti kami banyak kekurangan kelemahan. Sekali lagi mohon maaf, tapi untuk pimpinan dan anggota dewan yang terhormat sudah lama kami maafkan. Demikian juga teman-teman pers yang luar biasa, doakan kami agar tetap dilindungi Tuhan,” ucap Sarundajang sambil disambut aplaus panjang DPRD sambil berdiri.

Sebelum menyampaikan kata-kata perpisahan, Gubernur Sulut dua periode ini juga sempat membawakan beberapa pantun. “Semakin kencang angin bertiup, kapal berlayar menuju batas. Banyak keinginan Pemda dan Dewan, sayang anggaran sangat terbatas,”kata SHS.

“Kita berburu ke padang kancil, jangan lupa memohonkan berkat. Karena anggaran sangat kecil, sebaiknya kita hidup berhemat,” tutur Sarundajang.

“Nenas dijual di pasar Bersehati, ramailah orang datang membeli. Emas perak perhiasan diri, budi bahasa perhiasan hati,” pungkas. (toar)

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*