Jum'at, 19 Juli 2019

Delapan Bulan PMI Boltim tak Terima Dana Hibah?

TUTUYAN, (manadoterkini.com) – PMI Boltim yang dipimpin oleh Wakil Bupati Medy Lensun ternyata sudah delapan bulan tidak menerima dana hiba h dari pemerintah daerah. Makanya tidak mengherankan kalau PMI Cabang setempat boleh dikatakan sedang “tersiksa”.

“Sudah delapan bulan ini tak ada kejelasan kapan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) disahkan dan diserahkan. Jujur saja, kondisi di sekretariat cukup memprihatinkan, listrik sudah tidak nyala, kertas saja habis, mobil operasional sudah sebulan tidak jalan karena tidak ada bahan bakar,” kata Rio Indra Gaib, Kepala Markas PMI Boltim.

Ungkapnya, pihak mereka sudah berulang-ulang kali menanyakan hibah dana untuk PMI namun belum mendapat kejelasan. “Hanya selalu dijanjikan tapi belum terealisasi. Banyak kegiatan kemanusiaan kita yang sulit dilaksanakan karena ketiadaan dana ini,” sebutnya serius.

Bahkan untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan kemanusiaan seperti donor darah, bayar listrik di sekretariat begitu kesulitan. “Ini sangat memiriskan. Mestinya Palang Merah Indonesia (PMI) harus menjadi prioritas dalam hal support pendanaan,”ungkap Christian.

Dengan begitu organisasi kemanusiaan ini, tak semulus organisasi lain dalam mendapatkan anggaran.

Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD), Oskar Manoppo mengatakan NPHD untuk PMI sudah ada namun belum diteken bupati.

“Karena berkas NPHDnya selalu dibawa oleh kepala markas. Itu tinggal ditandatangani,” sebut Oskar. Dia jelaskan, jumlah dana hibah untuk PMI tahun ini senilai Rp 300 juta. Nilai ini hanya setengah dari hibah pemkab ke PKK yakni senilai Rp 600 juta. “Untuk PMI Rp 300 juta, PKK 600 juta, sedangkan untuk Dharma Wanita sudah ditiadakan,” pungkas Oskar.(cha)

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*