Jum'at, 19 Juli 2019

Dinilai ada Intervensi, Tim Pemenangan E2L – David Bakal Tempu Jalur Hukum

SULUT, (manadoterkini.com) – Dinilai ada intervensi saat penetapan pasangan calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut). Hal tersebut disampaikan salah satu tim pasangan calon Gubernur dan calon Wakil Gubernur Sulut yang tidak diloloskan, Jim Robert Tindi.

Tindi menyebutkan bahwa Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulut plin-plan dalam pengambilan keputusan pasangan calon.

”Keputusan plin-plan KPUD Sulawesi Utara menohok, melemahkan telah demokrasi di daerah ini sepertinya ada permainan yang digerakkan ‘pemain lama’ yang tak menginginkan Elly Lasut maju sebagai calon Gubernur Sulut. Mereka takut akan tersikut, memang KPU Sulut juga terkenal suka menebar sensasi murahan,” ujar Tindi, Ketua Relawan Elly Lasut, yang juga mantan aktivis 98 ini.

Tidak hanya itu, dugaan adanya konspirasi politik yang dilakukan segelintir orang yang memiliki kepentingan tertentu, kata Tindi harus dilawan. Pihaknya mengatakan akan melakukan langkah hukum, menghentikan sikap ‘sepihak’ yang dilakukan Komisioner KPUD Sulut, Tindi bahkan berjanji akan melakukan perlawanan atas keputusan KPU tersebut.

”Sukses dengan menggelar Pileg 2014 yang pernah kecurangan kini mereka mencoba mengobok-obok Pilkada Sulut. Kami akan melakukan upaya hukum dan menyeret serta menangkap KPUD Sulut untuk diadili dan dipenjarakan,” tegas Tindi. (chris)

Tags: ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*