Senin, 16 September 2019

Paripurna LKPJ AMJ, GSVL “Dikeroyok” Anggota FPD DPRD Manado Diam Saja

Deisy Roring Jadi Pahlawan Membela GSVL

LKPJ AMJ Walikota ManadoMANADO, (manadoterkini.com) – Pemandangan menarik saat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Manado menggelar rapat paripurna dalam rangka laporan komisi-komisi atas LKPJ Akhir Masa Jabatan (AMJ) Walikota Manado tahun 2010 – 2015, Rabu (2/9) kemarin.

Paripurna yang dipimpin Wakil Ketua Danny Sondakh tersebut diwarnai hujan interupsi dari para legislator. Walikota Dr. GS. Vicky Lumentut “dikeroyok” dengan statmen pedas oleh sejumlah legislator diantaranya Politisi PDIP Hengky Kawalo yang menuding banyak SKPD tidak hadir dalam pembahasan di komisi karena Ia mendapat laporan SKPD terkait ikut serta dalam kegiatan Walikota.

“Ada laporan kepada kami SKPD ikut serta turun ke bersama walikota sosialisasi kepada guru-guru, sehingga tugas negara diabaikan, terbukti mereka (SKPD -red) tidak hadir di pembahan komisi,” ujar Kawalo.

Selain Kawalo, sejumlah legislator lainnya mengkritik program pemerintah yang dinilai belum tepat sasaran dan diduga program tersebut dikebut diakhir masa jabatan. “Jangan sampai ada kepentingan menjelang pilkada Manado,” ujar Legislator lainnya.

Melihat Walikota GSVL “dikeroyok” nampak sejumlah Anggota Fraksi Partai Demokrat hanya duduk dan diam saja, mereka terkesan acuh dan membiarkan Ketua DPD Partai Demokrat Sulut dihujani interupsi habis-habisan.

Ketua DPRD Manado tidak berbuat banyak karena sebagai Ketua DPRD duduk dideratan pimpinan bersama eksekutif, hanya terlihat Ketua Fraksi FPD Deisy Roring beradu argumen membela Walikota Manado Vicky Lumentut menanggapi kritikan pedas Politisi PDIP Hengky Kawalo sekaligus memberikan klarifikasi terkait turunnya GSVL ke Kecamatan bertemu dengan Oemar Bakri se Kota Manado.

Sementara itu ditempat terpisah Junifer Kaparang, S.IP Ketua PAC Demokrat Kecamat Bunaken ketika dimintai tanggapan sangat menyesalkan sikap anggota FPD Manado yang terkesan tidak membela Walikota Manado,

“Saya mempertanyakan komitmen dan loyalitas mereka kepada pimpinan Partai, mengapa mereka tidak membela Walikota, ini kan menjadi tanda tanya besar kepada mereka,” tutur Kaparang dengan nada heran.

Disatu sisi Walikota GSVL pun menjelaskan dihadapan rapat paripurna dewan bahwa kehadiran dirinya masih dalam kapasitas sebagai Walikota untuk menyelesaikan persoalan dari guru-guru di Kota Manado. “Ini telah berlangsung lama. Karena selama ini hanya dengan kepala sekolah, namun kemungkinan pemahamannya tidak sampai kepada guru-guru. Untuk itu saya bersama instansi terknis terkait yakni Diknas, BKD dan Badan keuangan turun langsung ke kecamatan untuk menjelaskan persoalan yang terjadi,”ungkap GSVL sembari memberikan apresiasi kepada dewan yang telah memberikan tanggapan serta kritikan atas LKPJ AMJ tersebut. “Kalau pambahasan LKPJ seperti ini saya yakin Manado akan semakin lebih maju. Sayangnya nanti muncul dipenghujung kepemimpinan saya,”pungkasnya.(chris)

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*