Jum'at, 13 Desember 2019

Bimas Katolik Kemenag Sulut Laksanakan Live in di Modoinding

SULUT, (manadoterkini.com) – Penyuluh Agama Katolik dituntut bukan hanya mewartakan kasih namun mampu menghidupi kasih itu di tengah umat. Hal itu dinyatakan oleh Pembimas Katolik Kementerian Agama Sulut Dra. Joula Makarawung dalam acara live in Penyuluh Agama Katolik dan Staf Bimas Katolik bersama dengan umat Katolik Paroki Santa Perawan Maria Rosari Sinisir, Kecamatan Mondoinding, Kabupaten Minahasa Selatan.

Drs. Hein Saneba selaku Ketua Panitia mengungkapkan kegiatan ini adalah salah satu program Penyuluh Agama Katolik. “Selama ini kami melaksanakan pertemuan untuk saling berdiskusi dan sharing tentang kegiatan penyuluhan. Namun saat ini kami membuat model yang berbeda yaitu live in/ tinggal bersama dengan umat. Tujuannya untuk meningkatkan kemitraan dan kebersamaan dengan umat. Dengan terjun langsung dan hidup di tengah umat Bimas Katolik dapat mengenal dan memahami keberadaan umat sebenarnya. Juga dalam rangka mensosialisasikan dan merefleksikan Bulan Kitab Suci yang bertema Keluarga yang Melayani menurut Sabda,” tuturnya.

Selanjutnya Pst. Stevi Motoh, Pr selaku pastor merespon dengan baik kegiatan ini.Pst Stev begitu biasa disapa mengatakan tinggal bersama umat merupakan suatu hal yang sangat baik. Bimas Katolik mau lebih mengenal umatnya. Live in bersama umat, Bimas Katolik dapat memahami apa yang dapat diprogramkan dan dibuat untuk umat. Sehingga program tersebut dapat menyentuh langsung kebutuhan umat.

Tinggal bersama umat ini dilaksanakan dari tanggal 5-6 September 2016. Pertemuan ini diawali dengan tatap muka bersama umat dilanjutkan dengan persiapan Misa Bulan Kitab Suci besok harinya. Selesai misa dibuat sosialisasi Tema Bulan Kitab Suci dan lomba-lomba seperti Renungan, CCA dan Kuiz Kitab Suci. (chris)

Tags: , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*