Minggu, 22 September 2019

Tatapaan Krisis Air Bersih dan Tenaga Guru

TATAPAAN, (manadoterkini.com)-Personil Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), melakukan reses di Desa Wawontulap, Kecamatan Tatapaan. Hal ini pun dimanfaatkan masyarakat untuk menyampaikan beberapa persoalan yang diharapkan diperhatikan para wakil rakyat yang terhormat itu. Beberapa aspirasi itu diantaranya krisis air bersih, kurangnya tenaga pengajar dan minimnya bantuan untuk para nelayan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minsel.

Persoalan air bersih disampaikan Luken Manampiring salah satu warga Sulu. “Akibat musim kemarau, banyak sumur-sumur yang sudah kering hingga membuat kami harus mengambil air di pegunungan. Kami berharap, pemerintah dapat memperhatikan,” ujar Manampiring.

Hal senada juga dikeluhkan Hendrik Topo warga Wawontulap. Menurutnya, selain masalah air bersih, kondisi pendidikan bagi anak-anak mereka memprihatinkan karena keterbatasan jumlah tenaga pengajar di sekolah yang tersebar di Kecamatan Tatapaan. “Mungkin dari Dikpora perlu menyebar guru-guru yang ada, terutama para pengajar yang berasal dari Tatapaan,” harapnya.

Sementara itu, Personil DPRD Minsel Dapil V, Harianto Surationoyo menuturkan, kondisi paling kritis soal kebutuhan air bersih di Tatapaan. “Kondisi warga Tatapaan memang perlu mendapat perhatian lebih karena kebutuhan serta keadaannya jauh dibandingkan wilayah lain,” jelasnya sembari menambahkan, berbagai keluhan warga tersebut akan ditampung dan dikawal untuk diperjuangkan agar bisa direalisasi demi menopang kehidupan warga yang lebih baik serta dapat meningkatkan perekonomian.(dav)

Tags: , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*