Senin, 16 September 2019

Hadapi MEA, Walikota Ingatkan Tingkatkan Kualitas Individu

TOMOHON, (manadoterkini.com) – Menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) Walikota Tomohon Jimmy Eman mengingatkan warga untuk mempersiapkan ilmu pengetahuan, ketrampilan dan keahlian sehingga bisa bersaing di pasar global. “Mencermati perkembangan zaman kita harus meningkatkan stabilitas perekonomian di kawasan ASEAN. Untuk itu masyarakat diharapkan mampu mengatasi masalah-masalah di bidang ekonomi, persaingan dan tantangan kedepan. Karena seluruh masyarakat mau tidak mau, suka tidak suka, harus menjadi masyarakat kreatif dan produktif agar utuh menjadi pemain utama serta menjadi tuan dan nyonya di rumah besar sendiri yang penuh potensi dan harus diberdayakan, melalui kreasi dan inovasi yang konsisten dan berkesinambungan untuk kesejahteraan rakyat,”urai Walikota Eman.

Untuk itu kata Eman peningkatan mutu pendidikan tenaga kerja harus ditingkatkan, ketersediaan dan kualitas infrastuktur harus optimal dan memadai sehingga mempengaruhi kelancaran arus barang dan jasa.

“Dalam hubungannya dengan MEA, Pemkot Tomohon memprioritaskan pendidikan dan agama, dimana kualitas pendidikan makin baik terlihat dari indikator penyediaan beasiswa miskin mencapai 7.881 siswa, penyediaan guru professional dan peningkatan kualitas guru,”ungkap Eman.

Untuk diketahui sepulu negara masyarakat ekonomi asean diantaranya Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, Brunei Darussalam, Vietnam, Laos, Myanmar, dan Kamboja. Pembentukan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) berawal dari kesepakatan para pemimpin ASEAN dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) pada Desember 1997 di Kuala Lumpur, Malaysia.

Kesepakatan ini bertujuan meningkatkan daya saing ASEAN serta bisa menyaingi Tiongkok dan India untuk menarik investasi asing. Karena modal asing dibutuhkan untuk meningkatkan perlakuan lapangan pekerjaan dan kesejahteraan warga ASEAN. Pada KTT selanjutnya yang berlangsung di Bali Oktober 2003, petinggi ASEAN mendeklarasikan bahwapembentukan MEA pada tahun 2015.

“Ada beberapa dampak dari konsekuensi MEA, yakni aliran bebas barang bagi negara-negara ASEAN, arus bebas jasa, arus bebas investasi, arustenaga kerja terampil, dan arus bebas modal,” jelasnya.(efd)

Tags: , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*