Minggu, 22 September 2019

Prof. Muhammadiyah: Kami Akan Perjuangkan Honor Penghulu serta Dana Operasional KUA Naik

SULUT, (manadoterkini.com) – Kabar gembira untuk para Penghulu Non PNS bahwa Pemerintah dalam hal ini Bimas Islam Kemenag R.I. sedang memperjuangkan upah mereka dari yang sebelumnya tiga ratus ribu rupiah menjadi lima ratus ribu rupiah. “Upah Penghulu kita diusahakan bisa naik dua ratus ribu rupiah menjadi lima ratus ribu rupiah,” kata Prof. Muhammadiyah

Hal tersebut disampaikan Muhammadiyah Amin saat memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan Workshop Keprotokolan dan Sosialisasi Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) di Hotel Aston Manado semalam.

Menurut Pria yang saat ini menjabat Sekretaris Dirjen Bimas Islam itu menjelaskan bahwa dana operasional KUA (Kantor Urusan Agama) sedang diperjuangkan untuk ditambah menjadi lima juta. “Kami juga sedang memperjuangkan dana operasional KUA untuk naik dua juta menjadi lima juta,”tuturnya.

Perbaikan ini menurut Mantan Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo itu adalah untuk kebaikan bersama agar tak ada lagi Gratifikasi di KUA. “Kita perbaiki dan tingkatkan terus pelayanan KUA agar Bimas Islam tak lagi menjadi sorotan publik,”tandasnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kabid Bimas Islam Kanwil Kemenag Sulut Aswin Kyai Demak, S.Ag., M.Si, Kakan Kemenag Mitra Syaiful Bongso, para Kasubag TU Kabupaten Kota, perwakilan Kepala KUA utusan Kabupaten/Kota. (ons)

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*