Kamis, 19 September 2019

Polda Sulut Rayakan HUT ke 60 Lantas Bhayangkara Secara Sederhana

SULUT, (manadoterkini.com) – Polda Sulawesi Utara, Selasa (22/9) memperingati Ulang Tahun ke-60 Lalu Lintas Bhayangkara di Mapolda Sulut. Meski sederhana, namun kegiatan tersebut begitu bermakna dengan ditandai pemotongan tumpeng oleh Wakapolda Sulut didampingi Dir Lantas.

Pemotongan Tumpeng

Kegiatan tersebut dihadiri seluruh jajaran Lalu Lintas Polda Sulut yang dipimpin Kombes Pol Stephen Napiun mengambil tema “Melalui Revolusi Mental, Polisi Lalu Lintas Siap Memantapkan Soliditas dan Profesionalisme Guna Mewujudkan Kamseltibcarlantas Dan Pelayanan Prima yang Bebas dari KKN”.

Wakapolda Sulut Kombes Pol Drs. S. Yudi Hermawan saat membacakan sambutan Kapolri, Kepolisian Lalu Lintas Polri akan terus berupaya mewujudkan amanah untuk meningkatkan kemampuan dan profesionalisme pelaksanaan tugas di bidang lalu lintas yang meliputi 3E dan 1I yaitu Traffic Edukasi, Law Enforcement, Traffic Engineering dan fungsi Identifikasi dan Registtrasi kendaraan bermotor dan pengemudi.

polwan Lantas

Beliau berharap personel Korps Lalu Lintas Polri dapat selalu menjaga dan mempertahankan komitmen untuk selalu memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. “Berbagai tantangan tugas, perkembangan dinamika kehidupan berdemokrasi masyarakat indonesia serta tuntutan masyrakat atas kinerja terbaik Polri, menuntut setiap insan Polri untuk selalu akuntabel, bebas dari praktek KKN serta melaksanakan tugas dengan prinsip profesional, proposional serta mengedepankan aspek sebagai penggerak revolusi mental dan pelopor tertib sosial di ruang publik,” jelas Wakapolda.

Sebagai wujud ucapan terima kasih kepada anggota Lantas Polda Sulut yang bertugas di lapangan, Wakapolda memberikan potongan tumpeng kepada masing-masing anggota lantas yang tertua dan termuda. Yaitu, yang tertua Aiptu Utama Asram, umur 56 tahun dan telah berdinas di Kepolisian selama 34 tahun, 20 tahun terakhir bertugas di Satuan Lalu Lintas. Dan anggota termuda diberikan kepada Bripda Riska Hamzah, umur 22 tahun.

“Saya bersyukur masih diberikan kesehatan sehingga masih bisa mengabdi bagi institusi Polri sampai sekarang,” kata Aiptu Asram sesaat setelah menerima potongan tumpeng. “Prinsip saya, dimanapun kita ditugaskan, tetap jalani dengan tulus dan ikhlas dan jangan pernah mengeluh,” tutupnya

Hadir juga dalam acar tersebut stake holder yang terkait diantaranya dari Dinas Perhubungan, Jasa Raharja Sulut dan PT Jasa Raharja Putra.(jef)

Tags: , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*