Senin, 16 September 2019

BPBD Tomohon dan TNI-AD Sukses Gelar Simulasi Bencana

TOMOHON, (manadoterkini.com) – Simulasi penanggulangan bencana letusan gunung lokon yang digelar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tomohon dan TNI AD, Selasa (22/9) sore tadi resmi ditutup. “Sejak dilaksanakan pada kemarin hari hingga penutupan, simulasi bencana tersebut berjalan sukses dan lancar,” ujar Pangdam VII Wirabuana Mayjen Baktiar kepada manadoterkini.com usai penutupan simulasi bencana, Selasa (22/9) sore tadi.

Simulasi TNI - AD Sumulasi

Menurut Baktiar, dipilihnya Kota Tomohon dalam simulasi ini, karena Tomohon memiliki gunung berapi Lokon yang berpotensi erupsi, sehingga sebagai bagian tugas dari TNI, Mabes TNI memprogramkan bentuk simulasi penanggulangan bencana letusan gunung di Kota Tomohon dengan melibatkan hampir 1280 personil TNI dari Korem, Koramil dan masyarakat.

Dia juga menambahkan bahwa, simulasi bencana yang dilaksanakan ini merupakan kegiatan terbaik yang dilaksanakan di indonesia. “Oleh karena itu saya berharap dengan bekal dan ketrampilan yang diterima oleh masyarakat terus dapat dikembangkan dan terus berupaya memaksimalkan mungkin, apalagi kegiatan latihan yang efektiv ini sehingga pada saat yang tidak diduga masyarakat tentunya sudah dapat melaksanakan latihan antisipasi pada saat bencana terjadi,” jelasnya.

Simulasi Simulasi

Ditambahkan agar masyarakat selalu waspada terlebih masyarakat yang ada di radius dekat gunung lokon untuk lebih waspada. “Saat ini kondisi gunung lokon berada pada level tiga atau siaga, untuk itu warga yang beraktivitas di seputaran gunung lokon agar lebih berhati-hati dan waspada, hal ini untuk mengantisipasi ketika ada bencana letusan gunung lokon,” tambahnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut para unsur Dirlat Mabes TNI, Danrem, PMI, Basarnas, BPBD Kota Tomohon, Korem, Dandim 1302 Minahasa, serta unsur Koramil Tomohon, dan jajaran SKPD Pemkot Tomohon dan Masyarakat.(efd)

Tags: , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*