Selasa, 10 Desember 2019

Walikota Manado Dampingi Penjabat Gubernur dan Sekprov Sholad Ied di Lapangan Tikala

GSVL : Mari Torang Pertahankan Kerukunan Antar Umat Beragama

GSVL dampingi Sumarsono

Walikota GS VIcky lumentut mendampingi Pj Gubernur Sholad ied di Tikala

MANADO, (manadoterkini.com) – Walikota Manado GS Vicky Lumentut, Kamis (24/9) mendampingi Penjabat Gubernur Dr Soni Sumarsono dan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Siswa Rahmad Mokodongan, melaksanakan Sholad Ied dalam rangka Idul Adha 1436 Hijriah di Lapangan Sparta Tikala, Kota Manado.

Usai Sholat yang dipimpin Imam Anis Toma Sag, dilanjutkan Khotbah makna pengorbanan oleh Hi Amir Liputo SH, dihadiri ribuan umat Muslim Kota Manado.

“Kekeluargaan dan kerukunan antar umat beragama ini, harus tetap dibina dan dipertahankan bersama. Marilah kita terus bergandengan tangan dan memupuk silahturahmi untuk kemaslahatan umat. Selama Idul Adha dan selamat berqurban,”ujar GSVL sapaan akrab Walikota Manado sambil menyalami umat muslim usai Sholat Ied.

GSVL dampingi penjabat Gubernur

Walikota GS Vicky Lumentut bersama Penjabat Gubernur dan Sekprov Sulut

Sumarsono kepada wartawan merasa bersyukur bisa ditugaskan di Sulut. ”Alhamdulillah, ini sangat special bagi saya. Sebab, selain ikut merayakan peringatan HUT ke 51 Pemprov Sulut, juga bisa Sholat Ied bersama-sama umat muslim disini,”singkatnya seraya sibuk menyalami warga Manado bersama Sekdaprov Sulut Ir SR Mokodongan serta unsur Forkompimda Sulut.

Khotib Idul Adha Hi Amir Liputo dalam khotbah makna Idul Qurban bertajuk “Pengorbanan Akar Kepahlawanan” mengurai secara singkat pengorban Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail. Disebutkan Liputo, dalam konteks morat-maritnya sejarah Indonesia saat ini, untaian Zamrud Khatulistiwa ini masih mungkin dirajut kembali untuk menjadi kalung sejarah yang indah.

“Tidak peduli seberapa berat krisis dan musibah yang menimpa kita saat ini. Tidak peduli seberapa banyak pejabat daerah maupun pusat yang mengkorupsi harta Negara. Tidak peduli seberapa besar kenaikan gaji para pejabat dan wakil rakyat yang terkesan dipaksakan tanpa diimbangi dengan kinerja yang memuaskan di tengah-tengah antrian jerita si miskin, yatim dan para jompo,”ujar Liputo yang juga personil DPRD Provinsi Sulut tersebut.(ald)

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*