Selasa, 17 September 2019

KPUD Tomohon Dinilai Tidak Transparan, Kelola Soal Dana Untuk Media

TOMOHON, (manadoterkini.com)-Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Tomohon dinilai tidak transparan dalam pengelolaan dana untuk media. Kriteria pemilihan media untuk menjadi patner sosialisasipun tidak jelas.

Hal ini pun sudah sempat dipertanyakan kalangan wartawan saat pertemuan dengan KPUD Tomohon belum lama ini. Di pertemuan itu salah satu media meminta transparansi soal kriteria pemilihan media menjadi patner pemberitaan, karena anggarannya cukup besar tertata. Tapi Divisi Humas KPUD Stenly Kowaas mengatakan saat itu, akan ada pertemuan khusus dengan media. Belakangan hingga kini pertemuan tersebut tak terealisasi, sementara kerja sama dengan media tertentu sudah jalan. “Kami hanya butuh transparansi dan kriteria pemilihan media seperti apa,” ujar wartawan salah satu media, namun meminta namanya jangan dipublikasikan.

Dia pun berharap, jika KPUD menjelaskan dengan transparan pasti kalangan media akan menerimanya. “Misalnya kriteria oplah yang menentukan untuk koran, jangan terkesan pemilihan media karena ada hubungan emosional,” sindirnya.

Namun sayangnya hingga saat ini pihak KPUD sendiri belum berhasil dikonfirmasi.

Di bagian lain, Ketua Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kota Tomohon Rita Kambong SH saat mengetahui persoalan ini sangat menyayangkan. “Di KPUD sendiri kalau tidak salah ada dana Rp 400 juta tertata untuk media. Kalau mereka tidak transparan sangat disayangkan,” ungkap Kambong.

Dia pun meminta agar pihak KPUD harus mampu menjelaskan pada media soal kriteria pemilihan media. “Memang tidak mungkin semua media menjadi patner. Makanya harus transparan menjelaskan kriterianya,” sindir Kambong.(efd)

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*