Selasa, 17 September 2019

Hadapi MEA, Pendidikan di Tomohon Terus Ditingkatkan

TOMOHON, (manadoterkini.com)-Dalam rangka untuk menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), saat ini Pemkot Tomohon terus meningkat mutu pendidikan yang ada. “Ada beberapa konsekuensi MEA yakni aliran bebas barang bagi negara-negara ASEAN, arus bebas jasa, investasi, tenaga kerja terampil, serta arus bebas modal,” ujar Walikota Tomohon Jimmy F Eman SE Ak.

Menurut Eman, peningkatan mutu pendidikan tenaga kerja harus ditingkatkan, ketersediaan dan kualitas infrastuktur optimal dan memadai sehingga mempengaruhi kelancaran arus barang dan jasa.

Selain itu, mengurangi ketergantungan impor bahan baku sektor industri dan memperluas pasokan energi, hingga mempersiapkan langkah strategis pada bidang-bidang tersebut. “Sehungan dengan MEA, Pemkot Tomohon memprioritaskan pendidikan dan agama, dimana kualitas pendidikan diupayakan semakin membaik,” katanya.

Hal ini diindikasikan dengan penyediaan beasiswa miskin mencapai 7.881 siswa yang memberikan ruang cukup besar warga usia sekolah mengecap pendidikan. Selain itu, peningkatan kualitas dan menyediakan guru profesional, mengalokasi anggaran pendidikan yang ditahun 2015 porsinya berada di atas 30 persen dalam APBD. “Pemkot Tomohon terus meningkatkan sarana-prasarana pendidikan yang ada, menuntaskan wajib belajar pendidikan dasar 9 tahun serta rasio guru per kelas SD-SMA yang semakin ideal,” ungkapnya.

Dia menambahkan, suka tidak suka, masyarakat harus kreatif dan produktif sehingga menjadi pemain utama mengelola potensi yang ada, karena semua itu membutuhkan kreasi dan inovasi yang konsisten.(efd)

Tags: , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*