Sabtu, 20 Juli 2019

Angka Perceraian di Kota Tomohon Meningkat

Dukcapil Kota Tomohon

Wendy Karwur

TOMOHON, (manadoterkini.com) – Meningkatnya angka perceraian di Kota religi perlu ditindaklanjuti Pemerintah Kota Tomohon. Kadis Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Tomohon Wendy Karwur MAP, melalui Sekretaris Dukcapilo Rolly Liuw yang dikonfirmasi terkait peningkatan kasus perceraian tersebut mengakui kebanyakan disebabkan persoalan ekonomi keluarga.

“Angka kasus perceraian dilihat dari kutipan akte yang dikeluarkan oleh Dukcapil. Dimana jumlah pada tahun 2015 sebelumnya 27 kasus tersebar di 5 Kecamatan. Kini mengalami peningkatan menjadi 41 kasus hingga Septermber 2015,”kata Liuw.

Meningkatnya angka perceraian di Kota Tomohon, mayoritas diakibatkan permasalah ekonomi keluarga. “Pemicuhnya kebanyakan karena masalah ekonomi keluarga dan lainnya,”aku Liuw.

Dimana kebanyakan yang mengurus perceraian itu rata-rata berada di usia 24 sampai dengan 35 tahun. “Rata-rata mereka yang mengurus perceraian usianya 24 s/d 35 tahun,”tandasnya.

Untuk menghindari semakin meningkatnya kasus perceraian di Kota Tomohon, perlu dilakukan sosialisasi saling setia di rumah ibadah maupun di kantor-kantor pemerintah. “Perlunya ditopang dari keluarga sendiri dan agama dalam sinergitas menggapai keluarga kecil sejahterah,” tutur Liuw. (efd)

Berikut data Dikcapil Kota Tomohon hingga akhir Bulan September ini :

Tomohon Utara – berjumlah 10

Tomohon Timur – berjumlah 6

Tomohon Barat – berjumlah 9

Tomohon Tengah – berjumlah 6

Tomohon Selatan – berjumlah 10 dengan total 41.

*) Sumber Dikcapil Kota Tomohon

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*