Jum'at, 19 Juli 2019

Rakor Stakeholders, Ketua Bawaslu RI Paparkan Materi Pakai Megafone

SULUT, (manadoterkini.com) – Krisis Listrik di Sulawesi Utara (Sulut) harus diseriusi oleh pemerintah. Pemandangan ini terlihat saat rapat koordinasi stakeholder dalam rangka pendidikan partisipatif di Pilkada serentak Sulut.

Saat kegiatan materi pada malam hari, listrik 3 kali padam dan paling lama yakni pemadaman ke 3 disaat Ketua Bawaslu RI Prof. Muhamad memaparkan materi mengenai penyelenggaraan Pilkada yang berintegritas.

Bahkanpun sambil menunggu listrik menyala, Ketua Bawaslu RI memaparkan materi memakai pengeras suara (Megafone). Selain 2 buah megafone, juga dipasang r buah lampu charges sambil peserta lainnya memakai penerangan Hanphone.

Pada pemaparan materi kepada peserta, Muhamad mengatakan unsur penyelenggara Pilkada harus netral dalam pelaksanaan pilkada Sulut. “Saya berharap semua stakeholder pengawasan Pilkada untuk mewujudkan Pilkada berkualitas dan berintegritas,” ujar Muhamad.

Sementara itu terkait pembatasan pemberitaan di media, Muhamad menjelaskan semua telah diatur dalam PKPU dan Bawaslu/Panwaslu Kabupaten/Kota hanya menjalankan fungsi pengawasan, “kami hanya mengawasi, ini diatur dalam PKPU dalam rangka menyeimbangkan sosialisasi karena paslon ada yang mempunyai finansial lebih, tapi ada juga yang kurang,” katanya.

Muhamad juga menjelaskan, media bisa memberitakan calon lewat profil maupun berita lainnya tapi harus berimbang. “Porsinya harus sama, kalau tidak, tidak akan berimbang,” tandasnya.

Ia juga berharap Bawaslu Sulut dan Panwaslu Kabupaten/Kota di Sulawesi Utara bekerjasama dalam pengawasan mewujudkan Pilkada berkualitas dan berintegritas. (chris)

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*