Kamis, 18 Juli 2019

Calo di Samsat, Penjabat Gubernur Warning Oknum Polisi dan Pengawai

SULUT, (manadoterkini.com)-Keluhan dari sejumlah elemen masyarakat terkait adanya oknum polisi yang bertugas di UPTD Samsat Manado melakukan pungli dengan cara menjadi calo, ditanggapi serius Penjabat Gubernur Sulawesi Utara DR Sumarson MDM.

Sumarsono mengatakan baik oknum Polisi maupun pegawai Samsat yang terbukti berprofesi ganda menjadi Calo, harus ditindak tegas. “Siapapun dia (oknum Polisi atau pegawai Samsat-red) kalau menjadi Calo tidak boleh. Jika kedapatan Akan diambil tindakan tegas,” ucap Sumarsono kepada sejumlah wartawan, ketika melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) di Kantor Samsat Manado belum lama ini.

Menurut Sumarsono, pihaknya akan berkoordinasi dengan Polda Sulut terkait laporan adanya oknum Polisi yang berprofesi ganda menjadi Calo.

Lanjutnya, oknum Polisi maupun pegawai Samsat harus lebih profesional dalam pelayanan kepada wajib pajak. “Marilah kita memberikan pelayanan terbaik kepada wajib pajak,” pintanya.

Sebelumnya diketahui, ada oknum Polisi di Samsat Manado yang diduga telah berprofesi ganda menjadi Calo.

Buktinya, baru-baru ini wajib pajak kembali mengeluhkan kinerja oknum Polisi yang diduga menawari jasanya untuk mempercepat proses penyelesaian notice pajak. Tak tanggung-tanggung, oknum polisi tersebut mematok harga hingga ratusan ribu rupiah. Padahal jika wajib pajak mengurus langsung, biaya yang dikenakan tak lebih dari Rp150.000.

Hal ini seperti yang dialami Marsel Kesek, warga Wanea Manado. Saat mengurus pajak kendaraan roda dua miliknya, Calon Korban ditawari jasa oleh oknum Polisi saat berada di loket pendaftaran. Ketika ditanya soal biaya yang akan dikeluarkan, oknum Polisi itu mematok dengan harga Rp 212.000. Karena merasa mahal, wajib pajak terrsebut mengurungkan niatnya. Esoknya, ketika kembali melakukan pengurusan, malah dimintai petugas dengan harga Rp 230.000.(alf)

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*