Jum'at, 6 Desember 2019

Lima Pelaku Pembunuhan di Maesaan Terancam Hukuman Mati

AMURANG, (manadoterkini,com) – Lima orang pelaku pembunuhan terhadap korban Siswanto Nurhamidin warga Desa Lahendong Kota Tomohon yakni BS, ES, UN, OL, dan ST terancam hukuman mati, ini karena kelimanya dikenai pasal berlapis. Hal tersebut disampaikan Kapolres Minsel AKBP Benny Bawensel SIK MH melalui Kasatreskrim Polres Minsel AKP Syaiful Wachid kepada manadoterkini.com Minggu (1/11).

Menurut Wachid mengatakan, mereka merupakan tersangka utama dalam kasus tersebut. mereka diduga tak membunuh Korban secara spontan, melainkan terencana. Sehingga Kelimanya dijerat pasal 338, 340 dan 351 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Dimana dalam Pasal 340 KUHP soal pembunuhan berencana berbunyi, : Barang siapa sengaja dan dengan rencana lebih dahulu merampas nyawa orang lain, diancam dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu, paling lama 20 tahun. begitu juga untuk pasal 338 tentang pembunuhan yang berbunyi : barang siapa dengan sengaja merampas nyawa orang lain, diancam karena pembunuhan pidana paling lama 15 tahun. Sementara untuk pasal 351 tentang penganiayaan yang mengakibatkan orang meninggal dunia. diancam pidana paling lama tujuh tahun penjara.

“Jadi pasal- pasal itu yang akan kami jerat pada para tersangka pembunuhan terhadap warga Lahendong,” jelasnya.

Seperti diketahui, pada tanggal 21 Oktober 2015 lalu, ditemukan kerangka manusia di Desa Liningaan Kecamatan Maesaan tepatnya di dalam rumah Keluarga Sampul Singkoh oleh Polsek Tompasobaru. Selanjutnya dikembangkan Polres Minsel hingga terungkap melalui hasil forensik bahwa kerangka tersebut adalah korban pembunuhan lantaran ditemukan tulang dada patah dan bercak darah di baju korban.(dav)

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*