Minggu, 15 Desember 2019

Pemkab Minsel Mulai Seriusi RDTR di Amurang

AMURANG, (manadoterkini.com) – Pemkab Minahasa Selatan (Minsel) melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) mulai seriusi Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) di Amurang raya, dengan menghadirkan seluruh Lurah dan Kumtua di Minsel dalam sosialisasi yang dilaksanakan akhir pekan lalu.

Menurut Kepala Dinas PU Minsel Joutje Tuerah ST MM, RDTR ini baru laporan awal, jadi masih diperlukan masukan sebanyak-banyaknya termasuk kalau ada komplein atau keberatan-keberatan. “Setelah itu, ada laporan antara. Dimana kita mempersiapkan apa saja masukan-masukan seperti zonasi-zonasi yang sudah disampaikan, seperti daerah industri, permukiman, pendidikan dan lain sebagainya. Dan terakhir, laporan akhir, Nah ini tinggal finishing. Tapi tetap menerima masukan-masukan untuk memperkuat Rencana Perda tentang RDTR,” katanya.

Dia juga menambahkan, dalam RDTR dapat dilihat zonasi-zonasi lebih detail. Jadi zonasi permukiman tidak bisa di buat pabrik, begitu pula sebaliknya industri tidak bisa dijadikan permukiman. “Selain RDTR, masih ada tahapan selanjutnya yang lebih spesifikasi lagi yakni Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan (RTBL) baru masuk pada Detail Enginering Sesaign,” bebernya.

Sementara itu Konsultan PT Komla Consulting Engineres DR Ir. Windy Mononimbar MSi, selaku kordinator pengelola mengatakan, desain bagaimana Kota Amurang beberapa tahun mendatang. Kata dia sosialisasi akan di mulai dari hutan kota di kawasan terminal, bukit sasayaban Amurang dengan Patung Yesus memberkati di puncak bukit, Water Front City sampai pada Benteng Amurang Masuk RDTR. “Kita harus buat Benteng Amurang indah, agar siapapun yang datang di Amurang tanpa mengambil latar belakang foto Benteng Amurang berarti belum lengkap,” ujar Mononimbar.

Ditambahkannya, Water Front City yakni menjadikan pantai sebagai bagian depan suatu kota juga mulai dilakukan. Selain itu, kawasan Pelabuhan Amurang akan dibuat nampak sangat berbeda dan bernilai estetika tinggi. “Ada keunikan tersendiri di kawasan perkotaan Amurang yakni berjejer jembatan-jembatan kembar,” ketusnya.(dav)

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*