Jum'at, 13 Desember 2019

Ribuan Pendukung Berlian Macetkan Kakaskasen

TOMOHON, (manadoterkini.com) – Pasangan Calon (Paslon) Walikota-Wakil Walikota Tomohon Linneke Syennie Watoelangkow (LSW)-Ferdinand Mono Turang (FMT) nomor urut 3 yang di juluki “Berlian” yang diusung oleh Partai Demokrat dan Partai Gerindra menggelar Kampanye Terbatas yang bertempat di Aula Karya Indah Kelurahan Kakaskasen I.

Pada kampanye Terbuka ini, hadir Tim Pemenangan Berlian dari Tiga Kecamatan, masing-masing Kecamatan Tomohon Utara 441 orang, Tomohon Tengah 497 orang, dan Tomohon Timur 359 orang dengan total tim pemenangan Tiga Kecamatan 1297 orang.

Didahului dengan Doa, Sonny Moningka Ketua Tim Media Berlian dalam penyampaiannya mengawali orasi kampanye mengatakan, paslon LSW-FMT merupakan calon yang mengedepankan program pro-rakyat dengan jujur merakyat dan anti Korupsi, Menurut Watoelangkow sebelumnya Kota Tomohon terkenal dengan 5 julukan yaitu Kota Sejuk, Kota Siswa, Kota Relegius, Kota Bunga dan Kota Budaya. “Namun seiring waktu kelima julukan tersebut seakan hilang,” ujar LWS.

Untuk mengembalikannya, dibutuhkan kerja keras Dirinya jika terpilih menjadi Walikota dan Bpk Ferdinand Mono Turang sebagai Wakil Walikota serta tentunya dukungan dari masyarakat sehingga kembali mewujudkan ke lima (5) julukan tersebut.

“Tomohon bukan lagi Kota sejuk karena dibeberapa titik telah terjadi kekeringan, Penambangan Liar dan Penebangan Hutan berimbas pada kelestarian lingkungan yang terabaikan.

Selain itu Tomohon juga bukan lagi Kota Siswa atau Pendidikan, ketika dahulu tomohon menjadi pusat pertemuan siswa dari berbagai daerah luar kota tomohon sebagai tempat menimbah ilmu, namun seiring waktu pula hal itu tak lagi Nampak, dan pemerintah harusnya dapat melihat ini dengan cerdas,

Kota Tomohon tidak lagi menampakan sebagai Kota relegius, padahal dahulu keharmonisan dan toleransi terus tercipta dalam kehidupan sehari-hari, namun seiring berkembangnya teknologi modern, kini terlihat satu sama lain terkesan tidak saling menghargai dan banyak persoalan sosial timbul, bahkan ketika di hadapkan dengan “Pilkada” dan peran pemerintahlah yang paling di nanti, selain itu Kota Tomohon tidak terlihat sebagai kota bunga, karena tergambar dari masyarakat saat ini yang tidak kelihatan memiliki konsekwensi.

“Ini kerena Kurangya pemberdayaan bagi petani bunga, selanjutnya Kota Tomohon tidak Nampak lagi sebagai Kota Budaya dikarenakan mulai hilangnya bahasa Tombulu di kalangan muda Kota Tomohon. Dan untuk menghidupkan kembali lima julukan kota tomohon jika terpilih nanti dan di percayakan memimpin kotabtomohon 2016-2021, maka kami akan mengembalikan 5 julukan Kota Tomohon tersebut dengan program-program yang pro rakyat sesuai dengan visi dan misi yang telah kami jabarkan,” ujar Watoelangkow.

Lebih lanjut di katakan Calon Papan 1 kota Tomohon ini, untuk mengaktualisasikan semua program tentu akan di awali dengan Program pelestarian lingkungan hidup, pasalnya dengan kelestarian lingkungan kita, sudah jelas wawasan memperoleh ide BERLIAN mudah didapat untuk satu tujuan yakni Kesejahteraan bersama.(efd)

Tags: ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*