Jum'at, 18 Oktober 2019

Budidaya Foltikutura, Optimalkan Pekarangan Rumah

Sosialisasi Sosialisasi

TOMOHON, (manadoterkini.com)- Untuk menata perekonomian di Kota Tomohon, Pemkot Tomohon mengelar sosialisasi pengendalian lingkungan hidup tentang optimalisasi pemanfaatan lahan pekarangan rumah serta pengembangan budidaya foltikutura.

DR Ir Martina Langi mengatakan, sosialisasi ini sangat penting dilaksanakan. Sebab dalam sosialisasi tersebut dirinya berharap, warga bisa belajar tentang pemahaman terhadap pengembangan florikultura Indonesia baik pasar domestik maupun expor.

“Tomohon yang dikenal dengan kesejukannya karena iklim tropisnya sangat memungkinkan untuk bisa mandiri dengan pemanfaatan lingkungan juga budidaya flolikurtura seperti sayur maupun bunga,” ujar Langi.

Untuk itu tempat tinggal indah, sejuk dan bersih menjadi perhatian warga. “Mengembangkan kawasan komoditas unggulan terpilih, meningkatkan daya saing produk melalui penglahan pasca panen, yang baik berbasis teknologi dan standarisasi, melakukan promosi peningkatan florikultura, nasional, green city, taman kota, pemanfaatan florikultura segar, melaksanakan pemberdayaan sumber daya manusia.

“Apalagi ini yang menjadi program berorientasi pasar eksport, melakukan promosi, melaksanakan penguatan daya saing produk berkualitas, meningkatkan jaminan kemudahan akses regulasi melaluipenguatan jejaring kerja disamping memberi pemanfaatan dan keuntungan penghasil tambahan, obat yang lebih sehat dan terjangkau,” ujarnya.

Sementara itu Sekretaris Kota DR Arnold poli SH MAP, didampingi Asisten II Ekonomi Pemerintahan Ronny Lumowa menyampaikan, “Hal ini pula sudah menjadi perhatian Pemkot Tomohon. Untuk masyarakat kiranya mempergunakan pekarangan halaman rumah. Agar dapat memberikan kenyamanan bagi anggota keluarga dengan membuat halaman yang teduh dan sehat jika memanfaatkan pekarangan rumah sehingga dapat menata perekonomian keluarga disamping Mengandung nilai keuntungan untuk cinta lingkungan juga. “Apalagi bagian pembangunan hutan kota dan pekarangan hijau.rumah tangga hijau sehingga berwawasan lingkungan,” katanya.

Ditambahkannya, dengan pengelolaan pekarangan rumah akan memberikan dampak pada Perubahan suhu, menangulangi dampak perubahan iklim, menjadi guru dan manager. “Modal awal membuat kebun bibit adalah masa depan. Menunjang fungsi dan distribusi, fungsi berkelanjutan.selan itu juga dengan teknik Hidrobonik cara hidrobonik pada cara pengelolaan pekarangan rumah agar masayarakat menjadi mandiri,” tukasnya.(efd)

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*