Selasa, 22 Oktober 2019

GSVL Terharu Dengar Keluhan Komunitas LGBT

MANADO, (manadoterkini.com) – Setelah bertahun-tahun lamanya memendam harapan dan keinginan, agar bisa diterima ditengah masyarakat maupun diperhatikan oleh Pemerintah setempat, Rabu (25/11) kemarin, komunitas LGBT (Lesbian, Bisexual, Gay dan Transgender) Kota Manado melakukan pertemuan dengan Walikota GS Vicky Lumentut di Puskesmas Tikala.

GSVL

Pelak saja, sikap gentle dan terbuka yanLGBTg diungkapkan sejumlah LGBT tersebut membuat haru GSVL sapaan akrab Walikota Manado. “Saya merasa sangat terharu dan bersyukur bisa bertemu saudara-saudara kita yang sebenarnya memiliki kemampuan yang luar biasa. Seharusnya kalian bisa mendapat perhatian khusus, karena memiliki sedikit keunikan. Keterbukaan soal keluhan dan aspirasi Komunitas LGBT ini, baik seputar kepemilikkan KTP hingga terbukanya lapangan pekerjaan bagi angggota LGBT. Semoga bisa terealisasi sesuai kebutuhan. Dan yang pasti tidak ada pilih kasih dalam hal pelayanan ke tengah masyarakat,” terangnya.

Dijelaskan Walikota, di Negara Indonesia hingga saat ini, belum ada undang-undang yang menyatakan ada status kelamin yang ditengah-tengah alias bukan pria dan bukan wanita. “Selaku pemerintah di daerah, kami tentunya tak pandang buluh atau pilih kasih dalam hal pelayanan ke tengah masyarakat,” kata Lumentut.

Dilain pihak, GSVL menuturkan rencana Pemerintah Kota Manado, untuk warga pencari kerja dengan menyiapkan Balai Latihan Kerja (BLK). Dan itu termasuk anggota LBGT Kota Manado. “Apakah jadi tukang gunting rambut di salon atau tenaga ahli lainnya yang semuanya akan diberi pelatihan dengan memberikan sertifikat agar mampu mencari peluang usaha nantinya,” saran Walikota GSVL tersenyum.

Seperti Diketahui, Komunitas LGBT Kota Manado ini beranggotakan mencapai 2 ribu orang lebih dengan Ketua Roy Lengkong dan mereka sering ‘Beroperasi’ di seputaran TKB (Taman Kesatuan Bangsa), Jalan Sarapung serta sejumlah sudut Kota Manado.(tim)

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*