Selasa, 16 Juli 2019

SDM Diserang Kampanye Hitam Jelang Pencoblosan

AIRMADIDI, (manadoterkini.com) – Masa tenang menjelang hari pencoblosan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Minahasa Utara (Minut) Sompie Singal dan Peggy Mekel diserang kampanye hitam. Penyebaran kampanye hitam tersebut diduga dilakukan secara sistematik. “Dua hari berturut-turut selama masa tenang kampanye, ditemukan koran yang sengaja diletakan ditempat biasa orang terkumpul dikampung kami. Sepertinya pelaku kampanye hitam tersebut melakukan pemetaan lapangan terlebih dahulu karena koran tersebut ditaruh ditempat yang biasa dijadikan tempat berkumpul warga dan dilakukan pagi dini hari menjelang subuh,” ungkap Haris salah seorang pemuda asal desa Munte kecamatan Likupang Barat yang juga anggota Banser GP Ansor Minahasa Utara.

Hal serupa juga ditemukan dibeberapa desa sekitaran Wori dan Kauditan. Menurut Freddy Ratubanua, pola penyebaran materi kampanye hitam yang menyerang pasangan SDM, jelas ditujukan pada basis-basis dukungan suara SDM. Tentu bisa dipastikan pelaku kampanye hitam mempunyai data survey terakhir. Sebelumnya lembaga Survey Indonesia Observer menyatakan pasangan SDM diprediksi akan memenangkan Pilkada Minahasa Utara dengan perolehan suara sebesar 53 persen. “Hanya kejadian luar biasa dan kecurangan yang masif dan terstruktur yang bisa mengagalkan kemenangan tersebut,” ungkap Dr. Ferol Warouw saat menyampaikan hasil survey lembaganya.

Ditanyakan tentang serangan yang begitu masif mendera pasangan SDM, Dr. Peggy Adeline Mekel menyampaikan bahwa dia akan mendoakan mereka yang menyebarkan fitnah terhadap dirinya maupun fitnah terhadap pasanganya Sompie Singal. “Semua kami serahkan ketangan Tuhan karena dia hakim yang adil atas kebenaran didunia ini,” kata Dr. Peggy Adeline Mekel SE. MA saat wartawan mewawancarainya.

Sejumlah Lembaga Kecam Pelaku Kampanye Hitam Prihatin atas maraknya kampanye hitam dimasa tenang Pilkada Minahasa Utara, sejumlah organisasi pemuda dan masyarakat menyampaikan keprihatinanya dan kecaman kepada pelaku kampanye hitam yang menggangu jalannya pesta demokrasi tersebut. Wakil Tonaas Brigade Manguni Minahasa Utara, Tommy Rotty, mengecam praktek kampanye hitam yang dilakukan oknum-oknum tertentu yang menyudutkan salah satu calon peserta Pilkada Minahasa Utara.

Bagi Rotty, kampanye hitam merupakan cara-cara kotor memenangkan Pilkada. Kalau cara menangnya kotor, tentu saya takutkan akan melahirkan pemimpin daerah yang kotor. Tommy Rotty menegaskan bahwa Brigade Manguni Minahasa Utara siap bekerja sama dengan pihak penyelengara Pilkada dan aparat keamanan untuk melakukan tindakan yang dianggap perlu untuk menghentikan kampanye hitam yang akan merusak kualitas demokrasi di Minahasa Utara. Sementara itu, sekertaris Gerakan Pemuda Ansor Minahasa Utara, Zulfakar Tahumil S.PdI menyesalkan tindakan tidak terpuji dari mereka yang berupaya menang pilkada dengan mengunakan kampanye hitam.

“Tentu saya prihatin dengan maraknya kampanye hitam. Bagi saya kampanye hitam adalah cara-cara merusak demokrasi, terlebih dari itu akan merusak masa depan Minahasa Utara,” ujar Zulfakar Tahumil juga berharap agar pelaku kampanye hitam diseret kehadapan hukum untuk mempertanggungjawabkan tindakannya yang melangar hukum dan norma kebangsaan.

Samahalnya dengan Brigade Manguni Minahasa Utara, Gerakan Ansor juga akan bekerjasama dengan pihak penyelengara Pilkada dan aparat keamanan untuk menciptakan Pilkada Minahasa Utara yang bersih, aman dan damai dengan meminta anggotanya untuk berperan aktif mengawasi praktek-praktek curang selama Pilkada berlangsung.(toar)

Tags: , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*