Jum'at, 23 Agustus 2019

EPW Desak Intansi Terkait Segera Tindaklanjuti Lumpur di Lokasi PGE Tomohon

LumpurTOMOHON, (manadoterkini.com)-Pengeboran Panas Bumi yang dilakukan oleh PT Geothermal dan Energy di Lokasi Cluster 24 Tomohon diminta ditinjau kembali. Pasalnya, semburan lumpur yang ada dilokasi tersebut semakin memprihatinkan.

Hal tersebut disampaikan Kordinator pegiat Lingkungan Envinronment Parliament Watch (EPW) Judie J Turambi SH kepada manadoterkini.com, Senin (28/12) siang tadi.

Dia juga meminta kepada Instansi terkait dalam hal ini Dinas ESDM, BLH, dan PGE harus segera menangani persoalan tersebut. Apalagi saat ini sudah ada lima titik semburan lumpur yang keluar di kompleks cluster 24. “Akibat kejadian ini sudah ada beberapa ternak yang mati akibat terkontaminasi semburan lumpur tersebut,” ujar Turambi.

Sementara itu Humas PT Geothermal dan energy Dimas Wibisono usai mengikuti hearing bersama DPRD dan Pemkot Tomohon beberapa waktu lalu menyampaikan akan segera menangani dengan menurunkan lima tong penutup sumur dengan teknik yang dimiliki selama 12 hari. “Itu terhitung mulai 1 – 12 Januari 2016 mendatang,” ujarnya.(efd/dav)

Tags: , ,
Subscribe to Comments RSS Feed in this post

One Response

  1. Masaalah ini harus ditangani secara terpadu dan sangat serius
    Jangan Tondangou menjadi Lapindo dua. Butuh keseriusan pemerintah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*