Sabtu, 20 Juli 2019

Injury Time Akhir TA 2015, SKPD Minsel Pacu Pencairan Dana

AMURANG, (manadoterkini.com)-Tahun Anggaran (TA) 2015 tinggalenghitung hari, tampak sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Selatan (Minsel), sejak Senin 28 hingga Rabu 30 Desember 2015 ini masih berpacu pencairan dana dari kegiatan fisik dan non fisik.

minselSeperti terpantau manadoterkini.com di kantor Dinas Pengelola Keuangan dan Pendapatan Aset Daerah (DPKPAD) Minsel, terlihat seluruh PPTK dan Bendahara disibukan dengan proses pencairan dana. Bahkan menariknya, sampai-sampai Kepala SKPD sendiri ikut turun langsung mendampingi Bendahara mereka dalam proses pencairan mulai dari penerbitan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) hingga Bank SulutGo Cabang Amurang.

Beberapa pimpinan SKPD saat dimintai keterangan mengaku bahwa, proses pencairan dana tersebut kebanyakan menyangkut Tunjangan Kinerja Daerah (TKD), Perjalanan dinas, serta kegiatan-kegiatan lainnya yang sudah terlaksana diantaranya proyek fisik.

“Kan masih ada waktu sampai (30/12) hari ini. Ini menyangkut serapan anggaran. Kasihan kegiatan yang sudah terlaksana terus uangnya masuk Silpa. Jadi kami harus berupaya mencairkanya,” ujar beberapa Kepala SKPD diiakan para Bendahara.minsel

Hal ini dibenarkan Kepala DPKPAD Minsel Denny Kaawoan dan Sekretaris Evert Kawalo. Keduannya mengakui tak sedikit berkas yang sudah berproses tetapi belum bisa dicairkan. Sebab itu, Pemerintah Daerah (Pemda) telah memberikan kelonggaran hingga Rabu (30/12) ini Kalaupun ada kegiatan yang tidak sempat dicairkan dananya, maka itu akan dijadikan Silpa. Akan tetapi, semua hutang tahun ini aturanya tidak bisa dibayarkan tahun anggaran berikutnya.

“Makanya kami minta SKPD secepatnya memproses berkas permintaan dana,” ungkap Kaawoan dan Kawalo seraya menambahkan bahwa serapan APBD Boltim tahun ini sudah diatas 90 persen.(dav)

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*