Minggu, 20 Oktober 2019

Ketua MUI : W.A RoeroeBanyak Yang Kehilangan

MTerkini.com, TOMOHON – Pdt Prof Dr Wilhelmus Absalom Roeroe, telah dimakamkan, Kamis (31/12/201) sore tadi. Banyak kenangan bagi banyak kalangan. Seperti para tokoh agama di Sulut.‘’Almarhum sangat terbuka dengan semua agama. Karena itu kami juga sangat bersedih dan merasa kehilangan, mendengar kabar Pdt Roeroe telah meninggal dunia,’’ ujar Kh Abdul Wahab Abdul Gafur LC, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Utara.

Karena itu pemimpin Muslim ini mengatakan, bukan hanya warga Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) atau umat Kristiani saja yang kehilangan. ‘’Seluruh Sulawesi Utara kehilangan seorang tokoh spiritual yang dituakan dan sosok yang menjadi panutan. Bahkan beliau menjadi panutan bagi kami tokoh-tokoh agama di daerah ini,’’ tegas Abdul Wahab.

Pdt Prof Roeroe sendiri meninggal dunia, Minggu (27/12) pukul 01.35 dini hari di Rumah Sakit Bethesda Tomohon di usia yang ke-82 tahun.   Jenazah saat ini disemayamkan di rumah duka, Kakaskasen III Tomohon. Sejak pagi hingga malam kemarin, ratusan bahkan ribuan pelayat dari berbagai penjuru daerah ini, datang silih berganti. Isteri tercinta Ny Tilly Roeroe-Tompodung, terus duduk di samping jenazah.   Tilly yang selalu mendampingi almarhum kemanapun almarhum pergi semasa hidup, terlihat tegar. ‘’Hidup dan mati kita ada di tangan Tuhan. Apa yang Tuhan buat, baik adanya,’’ ujar Ny Roeroe yang pada 29 November 2012 merayakan 50 tahun usia pernikahannya dengan Pdt Roeroe.

Tokoh Kerapatan Gereja Protestan Minahasa (KGPM) Gembala Teddy Batasina mengatakan, Sulut kehilangan sosok Oikumenis. ‘’Almarhum merupakan bapak oikumenis bagi gereja-gereja di daerah ini,’’ kata Batasina, Almarhum seorang teolog memiliki pengetahuan luas dan seorang guru yang mengajar tentang kemandirian teologi secara kontekstual.

Almarhum seorang yang memberi pengajaran sangat komunikatif, selalu memberi kritik secara terbuka dan membangun kapasitas leadership dengan orang lain,” ucap Batasina. Ketua Sinode GMIM Pdt HWB Sumakul, juga mengaku Pdt Roeroe tokoh GMIM yang memberi teladan. “Almarhum sosok yang menjadi teladan. Beliau orang yang kreatif, inklusif, dan mencintai kebudayaan Minahasa,” ucap Sumakul.(tim)

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*