Sabtu, 19 Oktober 2019

F-PDIP Sulut Mulai Kritisi Sumarsono, Lago : Program Marijo Ka Manado Tong Kosong

MTerkini.com, MANADO – Program Marijo Ka Manado yang selama ini digaungkan oleh Penjabat Gubernur Soni Sumarsono dinilai hanya untuk cari popularitas semata. Hal itu diungkapkan Fanny Legoh yang merupakan anggota Fraksi Partai PDI-Perjuangan kepada sejumlah awak media.

Lago menilai program ini tak lebih seperti Tong Kosong, ini diakibatkan karena tak mampu mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan ke Sulut terlebih khusus di kota Manado.

“Jumlah kunjungan ke Manado tak menunjukan adanya peningkatan, terbukti dengan jumlah penumpang pesawat yang berasal dari luar daerah tak lebih dari hari biasanya,” ujar Legoh, Senin (04/01/2016).

Menurutnya, Marijo Ka Manado adalah program yang tak memiliki tujuan jelas tanpa adanya perencanaan yang sangat matang.

“Ini diibaratkan sebuah rumah makan yang tampak bagus dari luar, namun setelah berada didalam, tak ada satupun menu yang tersedia,” turur legislator dapil Tomohon – Minahasa ini.

Lebih lanjut Legoh menuturkan, untuk tahun 2016 ini Pariwisata Sulut tak dapat perhatian khusus dari pemerintah pusat dikarenakan ketidak mampuan Sumarsono memperjuangkannya ke Pusat.

“Sebagai orang bagian dari Kemendagri (Kementrian Dalam Negeri, Red) harusnya mampu berpikir dan menjalankan program yang sesuai dengan culture daerah, alhasil Sulut tak masuk program nasional 10 destinasi nasional, itu yang harusnya diperhatikan,” tutupnya.(jef)

Tags: , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*