Selasa, 22 Oktober 2019

Cluster 24 Tondangow Bakal Ditutup PGE Lahendong

PGE lahendong

Ir Salvius Patangke Saat didampingi Walikota JFE saat memantau PGE Cluster 24.(ist)

MTerkini.com, TOMOHON – Setelah 14 hari kedepan belum dapat menangani pengendalian secara teknik semburan di Cluster 24 PGE Lahendong akan ditutup. Hal itu diungkapkan General Manager PT PGE Lahendong SaLvis Patangke kepada sejumlah wartawan, Senin (4/1/2016). “Jika tidak dapat dikendalikan clauster 24 akan kami tutup,” kata Patangke.

Dengan penutupan tersebut diharapkan tak akan ada semburan lagi. Ditambahkan Patangke, setelah ditutup pihaknya akan terus melakukan penyelidikan penyebab semburan tersebut.

”Perlu diketahui, semburan tersebut bukan lumpur. Itu hanya air disertai tanah di permukaan,” jelasnya. Saat ini sudah ada 5 semburan yang muncul. 3 di luar area Cluster 24 dan 2 lainnya berada di area Cluster 24.

Diketahui saat ini sudah muncul lima lubang akibat semburan lumpur beserta uap panas dilokasi cluster 24 diperluas pengamanannya. Terpantau pihak PGE sementara memasang bronjong iju sebagai penyaring lumpur disejumlah titik yang ada.(tim)

Tags: 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*