Sabtu, 19 Oktober 2019

Pemadaman Listrik Masih Berlanjut, Warga Minsel Minta GM PT PLN Suluttenggo Mundur

MTerkini.com, AMURANG – Sejumlah elemen masyarakat yang ada di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) meminta GM PLN Suluttenggo Ir Baringin Nanaban agar segera mundur dari jabatannya. Pasalnya, janji GM PLN untuk 2016 tidak ada pemadaman ternyata tidak benar buktinya, pada Selasa (5/1/2016) tadi malam pemadaman terjadi hingga 3 Jam.

“Mana janji GM PLN tahun 2016 sudah tidak ada pemadaman, buktinya pemadaman masih berlanjut. Lebih baik kalau tidak mampu mundur saja dari Jabatannya. Apalagi itukan janji Nanaban kalau ada pemadaman pada 2016 ini, dia siap mundur,” ujar Tonny Lumenta SH tokoh muda Minsel.

Hal senada disampaikan tokoh masyarakat Minsel Karel H Lakoy. Dia mengatakan, pada akhir tahun 2015 yang lalu, antara Penjabat Gubernur Sulut DR Soni Sumarsono MDM dan Penjabat Bupati Minsel Ir Rene Hosang MSi bersama pimpinan PLN Suluttenggo sudah membentuk komitmen bersama bahwa di tahun 2016, tidak ada lagi pemadaman listrik secara bergilir saat meninjau kapal berkapasitas 120 MW yang didatangkan dari Turki beberapa waktu lalu.

“Inilah yang kami tuntut, karena adanya pemadaman GM PLN harus mundur seperti yang dia janjikan beberapa waktu lalu kepada sejumlah wartawan dan Penjabat Gubernur Sulut,” tukasnya.

Menurut mantan anggota DPRD Minsel ini juga mengatakan bahwa, dari Informasi yang diketahui banyak pembangkit listrik yang sudah dibangun baik itu yang di Moinit dan Gorontalo serta pembangkit listrik lainnya yang ada di Sulut dan Gorontalo.

“Apalagi saat ini PT PLN sudah mendatangkan Kapal Apung berkapasitas 120 MW untuk mengatasi masalah listrik di Sulut. Namun ternyata yang disampaikan oleh pimpinan PLN itu sendiri kenyataannya lepas dari pada komitmennya, jadi sidah saatnya GM PLN Suluttenggo mundur dari jabatannya,” tandasnya.(dav)

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*