Selasa, 17 Oktober 2017

Tunjang Swasembada Pangan, Distanak Tomohon Minta Petani Aktifkan Lahan Tidur

MTerkini.com, TOMOHON-Dalam rangka menunjang program pemerintah mencapai target yang ditentukan Pemkot Tomohon melalui Dinas Pertanian dan Peternakan (Dispertanak) meminta agar para petani di Kota Tomohon mengaktifkan kembali semua lahan tidur yang sudah tidak digarap.

“Apalagi ini sudah masuk pada musim penghujan, jadi mari kita aktifkan kembali lahan tidur yang sudah tidak digarap ayo kita menanam,” ajak Kepala Dispertanak Tomohob Ir. Ervins Liuw melalui Kepala Bidang Tanaman Pangan Jacqueline M.S Mangulu, SP, Msi kepada manadoterkini.com.

Menurut Dia Mengatakan, berkaca pada tahun 2015 saat terjadi musim kemarau yang berkepanjangan telah menjadi kendala untuk bercocok tanam.

“Apalagi dari Data 800 hektar irigasi tahun 2016 ini, kita optimis berupaya memenuhi kebutuhan masyarakat dalam meningkatkan produksi dengan memberikan sosialisasi dalam meningkatkan indeks penanaman oleh para petani dengan upaya waktu tanam dan jenis vareiates yang cocok untuk ditanam pada musim penghujan ini,” ujarnya.

Lanjut Dia, dengan cara memanfaatkan teknologi selain bantuan bibit dan pupuk kepada para kelompok tani. Dia juga menyampaikan pula perlu adanya revolusi mental para Petani untuk mencapai target swasembada pangan oleh pemerintah.

“Lahan pertanian yang ada dikota tomohon ini sekitar 800 hektar irigasinya bagus oleh sebab itu untuk masyarakat menjadi perhatian dapat mengelola lahannya dengan maksimal ini juga agar dapat memenuhi kebutuhan keluarga, jalan alternatif bagi para petani untuk memilih jenis variates untuk ditanam, petani perlu memperhatikan jenis palawija untuk ditanam pada musim penghujan ini,” ujarnya lagi.

Ditambahkan mangulu Para petani untuk dapat Pergunakan bantuan-bantuan pemerintah seperti bibit dan pupuk agar tidak menjadi kendala dalam bercocok tanam untuk genjot program pemerintah yakni swasembada Pangan.(efd/wzng)

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*