Selasa, 17 Oktober 2017

Angka Penganguran di Minsel Capai 6.030 Jiwa

MTerkini.com, AMURANG – Angka pengangguran di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) rupanya bukan mengalami penurunan malah terus mengalami peningkatan. Bahkan jika dilakukan perbandingan antara Tahun 2015 lalu dan tahun 2016 sekarang, angka pengangguran meningkat hingga 930 jiwa. Pada tahun 2015 sebanyak 5.100, sedangkan tahun 2016 sentuh 6.030 jiwa dari total jumlah penduduk 241.599 jiwa.

Jumlah ini didasarkan pada data di Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsoskertrans) Minsel.

Menanggapi hal ini, Pemerhati Sosial Steven Mandey, meminta Pemkab Minsel harus bisa mencarikan solusi, agar angka pengangguran bisa ditekan.

“Lapangan kerja harus dibuka lebar, dan ini bisa dilakukan dengan mendatangkan investor untuk menanamkan investasinya di Minsel. Selain itu, pemerintah juga harus bisa mendukung usaha kecil menengah milik warga yang menggunakan tenaga kerja lokal,” ujar Mandey sembari menambahkan, angka pengangguran di Minsel banyak disebabkan oleh beberapa faktor, seperti kesiapan dan kualitas SDM, mutu pendidikan dan fasilitas lapangan pekerjaan.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Minsel Dr Meidy Maindoka MSi ketika dikonfirmasi melalui Sekretaris Dinsoskertrans, Sonny Sondak mengatakan, menangapi sambutan Penjabat Bupati Minsel Ir Peter Rene Hosang beberapa waktu lalu Minsel saat ini memiliki 9.939 warga miskin dan 6.030 pengangguran, Pemkab dalam hal ini, instansinya telah mempersiapkan berbagai program. Salah satunya program padat karya dan Tenaga Kerja Mandiri (TKM), dengan sasaran kelompok usia produktif dan keluarga miskin.

“Tentunya juga, kami akan memberikan pelatihan bagi mereka. Program ini ada dua aspek, yaitu infrastruktur dan produktif. Sasarannya untuk memanfaatkan tenaga kerja di pedesaan. Sehingga angka pengangguran bisa ditekan dan tingkat ekonomi di desa bisa lebih baik,” tandasnya.(dav)

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*