Jum'at, 22 November 2019

DBD Ancam Sulut, Lagislator Gedung Cengkih Datangi RSUP Manado

sidakMTerkini.com, SULUT – Anggota DPRD Sulut dari Komisi IV, akhir pekan kemarin mendatangi rumah sakit umum Pusat Manado. Maksud kedatangan personil gedung cengkih yang dipimpin langsung Ketua Komisi IV James Karinda SH MH, guna melakukan inspeksi mendadak (sidak) terkait penanganan Demam Berdarah Dague (DBD) yang kini mulai mewabah di Sulut.
Karinda pun mengaku puas atas pelayanan pihak rumah sakit.

“Selain penangan untuk pasien semakin cekatan, kebersihan juga semakin terjaga. Itu artinya terjadi peningkatan. Dan imbauan untuk Dinkes secepatnya turun tangan, biar tidak terjadi pembludakan pasien,” ungkap Karinda.

Sementara itu, Kepala RSUP Manado, dr Maxi Rondonuwu, menjelaskan kepada wartawan penanganan penderita DBD di RSUP Manado masih terlayani dengan baik.

“Sampai saat ini penanganan penderita DBD masih bisa teratasi. Tapi tingkat kewaspadaan masyarakat harus ditingkatkan. Bahkan, peran Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulut sangat dibutuhkan seperti fogging di wilayah yang sudah ada kasus DBD,”papar Rondonuwu.

Lanjut Rondonuwu, peran penting Dinkes sangat dibutuhkan. Kalau tidak dipastikan untuk beberapa bulan ke depan sampai bulan Maret akan terjadi peningkatan pasien DBD. ”Jika tidak ada penenganan serius.Sudah pasti rumah sakit ini akan penuh dan kami akan kesulitan soal pelayanan,” ujar Rondonuwu,.

Lanjutnya lagi, data bulan Januari hingga Februari 2016 ini berjumlah 30 pasien dan 11 pasien sudah dengue shock syndrome (DSS). “Jadi, sampai Jumat (5/2) masih ada 2 pasien yang dirawat dan belum ada pasien yang meninggal,” jelas mantan Kadis Kesehatan Sulut ini.

Dari data RSUP Manado penyebaran DBD hampir merata di Kabupaten/ Kota di Sulut. Personil komisi 4 yang ikut Sidak ke RSUP Manado, Fanny Legoh, Inggrid Sondakh, Sisca Mangindaan, Lucia Taroreh. (Jef/mlz)

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*