Rabu, 20 November 2019

kota bitungMTerkini.com, BITUNG - Ratusan masyarakat adat Manembo-nembo Sagerat dan Tanjung Merah (Masata) melakukan aksi demonstrasi di kantor Pemerintah Kota (Pemkot) Bitung, Selasa, (23/02/2016)

Aksi demo warga Masata ini sempat dihadang dipintu gerbang Pemkot oleh Polisi pamong praja (Pol PP), setalah berdiskusi hampir satu jam akhirnya para pendemo di perbolehkan masuk ke halaman pemkot, Asisten 1 Pemkot Bitung Hermanus Bauwo menerima para pendemo.

Sementara itu Penjabat (Pj) Walikota Bitung Drs John Palandung, MSi yang baru saja dilantik Senin (22/02/2016) kemarin sedang melakukan rapat koordinasi dengan seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang ada dijajaran Pemkot di ruang rapat Lt 4.

Adapun tuntutan pendemo ialah :
- Kembalikan hak keberlangsungan hidup kami
secara ekonomi, sosial dan budaya
- Berikan kami tempat tinggal yang layak dan
manusiawi
- Berikan ganti rugi yang layak

Untuk diketahui warga Masata digusur Pemkot Bitung 5 Februari 2016 lalu, karena dianggap menempati lahan milik negara. Lahan tersebut nantinya akan diperuntukan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Kota Bitung.(ref)

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*