Kamis, 21 November 2019

Pajak dan Taksasi Nilai Jual Dikeluhkan Pelaku Usaha Galian C

minut broMTerkini.com, AIRMADIDI -Tingginya pajak dan nilai jual material batu yang diberlakukan Dinas Pertambangan Kabupaten Minut, dinilai pelaku usaha tambang galian C sangat memberatkan. Dimana, pajak yang ditetapkan melalui peraturan bupati (Perbup) sebesar 20 persen, dengan nilai jual material mencapai Rp195 ribu per kubik.

Ketua Asosiasi Pengusaha Penambang Batu Andesite Minut ,Nouke Paat mengatakan, nilai jual material batu ditetapkan oleh Dinas Pertambangan, hanya taksasi. “Begitu juga dengan pajaknya yang tinggi, jelas memberatkan kami para pengusaha tambang batu. Dan jika nilai jualnya tinggi, pembeli juga pasti enggan membeli batu di Minut,” kata Paat, usai hearing dengan Komisi C Dekab Minut, Selasa (23/2/2016).

Lanjutnya, nilai atau harga jual yang pas harusnya ada dikisaran Rp140 ribu, dan pajak diturunkan pada batas yang wajar. “Ketika harganya relatif murah, tentunya para pembeli akan datang membeli material dari Minut, dan semakin banyak mereka membeli, akan berdampak pada pendapatan asli daerah (PAD),” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Komisi C Dekab Minut, Denny Sompie, yang ditanyakan bagaimana tindaklanjut pihaknya, mengatakan akan berkoordinasi dengan Dinas Pertambangan sebagai mitra kerja komisinya, untuk menyampaikan aspirasi dari para pelaku usaha tambang batu. “Sebelum kita menetapkan perbup yang sementara direvisi, kita akan berkoordinasi dengan dinas terkait dan kita juga akan mengundang pengusaha tambang batu, untuk sosialisasi. Dan, kita juga akan studi banding di Palu, juga di Serang Banten, karena disana ada pertambangan galian C yang besar,” tandasnya.(pow)

Tags: , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*